Arsip Tag: wisata

Dari Pembenci Hingga Penyuka Kopi

Nggak tau gimana, dari dulu, sejak kecil, saya nggak pernah suka yang namanya minum kopi. Rasanya yang pahit, walaupun dicampur gula bersendok-sendok pun, buat saya teteup… paiiiit! Makanya selain kopi, jenis makanan dan minuman yang pahit-pahit lainnya, seperti jamu, pare, emping, nggak pernah bisa saya telan, apalagi sampai habis. Ditambah lagi, pas tahu bahwa kopi mengandung kafein yang nggak baik untuk kesehatan, bikin gigi kuning, bikin jantung berdetak seratus kali lebih kencang dari kecepatan normal, bikin saya makin ogah menyentuh kopi. Apalagi, sobat karib ayah saya merupakan pencandu berat kopi kental hitam yang setiap kali menyeruputnya diiringi menghisap rokok kretek, yang membuatnya selalu terbatuk-batuk. Setiap kali pergi bareng ayah saya dan saya semobil dengan mereka, itu kendaraan rasanya pengap bukan main dengan berbagai aroma yang tidak “memikat yang menempel pada baju. Selain itu, saya masih ingat dengan jelas pengalaman teman-teman sekos sewaktu masih kuliah di Bogor dulu, yang setiap kali menjelang ujian begadang sampai pagi ditemani segelas besar kopi… setelah itu mereka bakal curhat dan berkeluh-kesah ke saya, yang ngantuk tapi nggak bisa bobok lah, yang badan rasanya lelah banget tapi nggak bisa istirahat, de-el-el, diiringi wanti-wanti dari mereka agar jangan meniru tingkah-polah mereka karena saya tetap nggak bisa terpengaruh dengan cara begadang mereka, hehehe . Yah, pernah sih sesekali saya minum cappuccino a la Indonesia di kantin kampus atau ngemut permen Kopiko sewaktu masih ABG, tapi itu ‘kan rasa kopinya nyaris “nggak keliatan”, malah lebih kerasa banget susunya ketimbang kopi dan rasanya pun muaniss…
Baca lebih lanjut

Naik Kendaraan Umum di Luar Negeri

Taksi di London: Warna-Warni! (2010)

Kali ini saya nulis yang ringan-ringan aja ya, mo cerita pengalaman naik berbagai jenis kendaraan selama saya di luar negeri. So far, tipe-tipe kendaraan yang pernah saya tumpangi masih yang standar-standar aja sih, belom pernah dapet kesempatan naek gerobak isi aneka hewan macam babi atau kuda, atau kendaraan khas negeri setempat (misalnya seperti tuk-tuk di India). Nggak tau juga sanggup nggak ya sekandang.. eh satu gerobak dengan berbagai “aroma” binatang ini, hehehe. Kendaraan standar nih maksudnya ya pesawat, kereta, trem, metro (subway), taksi, bus, sampai mobil pribadi. Tapi ada berbagai peristiwa di setiap naik kendaraan itu yang masih saya ingat sampai sekarang. Well, ini dia beberapa di antaranya…

Baca lebih lanjut