Arsip Tag: TheragranM

Resolusi 2018 : Asa dan Harapan Dalam ‘Papan Mimpi’

Memang sudah cukup lama saya tidak menulis. Banyak hal yang terjadi selama masa-masa absen saya dari dunia per-blogging-an. Justru karena banyak hal yang terjadi itu, saya tidak tahu bagaimana menguraikannya ke dalam sebuah tulisan yang mudah dicerna, karena banyak hal yang ingin diceritakan, namun tidak bisa semuanya saya ungkapkan. Ada hal-hal yang menurut saya masih rahasia untuk dibuka ke publik. Tapi, daripada hati saya gelisah terus karena tidak saya tuangkan, mungkin lebih baik saya bercerita sekarang.

Baca lebih lanjut

Iklan

Pasca Rawat Inap dan Operasi, Lalu Apa?

Saya saat dirawat di rumah sakit akibat dengue, ditemani sepupu. (foto: dokumen Mba Nita)

Saya saat dirawat di rumah sakit akibat dengue, ditemani sepupu. (foto: dokumen Mba Nita, April 2016)

Pengalaman beberapa kali masuk rumah sakit karena harus diopname, mau tidak mau mengharuskan saya mengenali beberapa macam obat-obatan yang pernah diberikan dokter. Yang pasti, masuk rumah sakit itu sangat tidak enak, karena harus diinfus setiap hari, dan badan tidak boleh sering bergerak, alias harus di kasur terus. Baca deh kisah saya saat masuk rumah sakit untuk dioperasi kista endometriosis, juga ada cerita saat saya terkena disentri dan demam berdarah.

Karena minim aktivitas dan tubuh hanya mendapatkan asupan makanan melalui infus serta makanan dari rumah sakit, maka biasanya tubuh saya terasa lemas, terutama saat dokter sudah membolehkan untuk pulang atau rawat jalan. Maksudnya, baru berasa banget lemasnya ketika sudah tidak di rumah sakit lagi, sebab kalau di rumah ‘kan mau tidak mau tubuh kita harus bergerak walaupun sedikit, tho. Misalkan saat ke kamar mandi untuk buang air atau mandi, saat ke ruang keluarga untuk nonton televisi bersama keluarga (soalnya saya tidak punya televisi pribadi di kamar, he he he..) atau saat ke dapur untuk sekadar penasaran dan melongok menu apa yang dimasak hari ini (secara saya tukang makan :D).

Baca lebih lanjut