Arsip Kategori: Reportase

Diskon Gede di Promo Oktober Blibli Histeria Bikin Mulut Ternganga

Belanja online buat sebagian besar kaum cewek (termasuk saya) menjadi hal yang menyenangkan. Sering kali saya mengunjungi situs-situs e-commerce dan tidak terasa satu jam sendiri saya bisa galau menentukan produk mana yang akan dibeli. Hampir sama seperti kalau sedang shopping di mal aja, atau sekadar window shopping, bisa sampai 4 jam saya betah berada di dalam mal meskipun hanya melihat-lihat.

Belanja online alias online shopping suka bikin menyita waktu juga layaknya shopping di mal. (foto: pexels)

Bedanya, kalau window shopping di situs-situs e-commerce bukan kaki yang lelah, tapi mata (dan pikiran, he he…). Karena setidaknya satu jam saya bisa menatapi berbagai barang yang dijual di situs tersebut, selain itu saya harus berusaha tidak kalap agar dapat memprioritaskan barang-barang kebutuhan terlebih dahulu dengan bujet terbatas.

Baca lebih lanjut

Iklan

Perawatan Kulit Sehat dengan Pure Line Hijab Fresh

Beberapa waktu yang lalu saya pernah menulis tentang krim tubuh yang berfungsi melindungi kesehatan kulit seluruh keluarga. Produk krim pelembap tubuh yang diimpor dari AustraliaΒ  memang lumayan berkhasiat, namun mungkin harganya agak tidak sesuai dengan ukuran kantong orang Indonesia.

Nah, kalau krim atau body lotion yang satu ini jauh lebih terjangkau, karena produk asli buatan dalam negeri. Dikeluarkan oleh PT Unilever, varian baru produk perawatan tubuh yang dikhususkan bagi wanita berhijab ini baru diluncurkan secara eksklusif di situs e-commerce terbesar di Indonesia, Blibli.com.

Baca lebih lanjut

Tren Ruang Kerja a la Generasi Milenial di Coworking Space

Beberapa waktu yang lalu saya pernah membahas tentang semangat kewirausahaan sosial, atau istilah kerennya social entrepreneurship, yang sedang menggeliat di kalangan anak-anak muda zaman sekarang. Yang menarik, kegiatan social entrepreneurship ini dibangun dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi digital melalui media sosial, tanpa melupakan tanggung jawab moral kepada masyarakat, sekaligus sebagai usaha untuk merintis bisnis yang sering disebut dengan istilah start up.

Bisnis start up mulai bermunculan tatkala masyarakat semakin aktif menggunakan internet dan media sosial. Bisnis ini berciri khas memanfaatkan kecanggihan teknologi internet namun biasanya belum punya ruang kantor tetap. (foto diambil dari website EV Hive)

Bisnis start up mulai bermunculan seiring dengan kemajuan teknologi informasi, terutama internet, dan khususnya sejak adanya media sosial seperti facebook, instagram dan twitter. Fenomena ini memunculkan berbagai profesi baru yang tak pernah terpikirkan sebelumnya oleh generasi sebelum milenial (yaitu mereka yang lahir sebelum tahun 1980-an) seperti blogger, influencer, buzzer.

Baca lebih lanjut

Memilih Piano Second di Prelo: Piano Bekas Berkualitas

suatu hari pingin punya piano lagi agar bisa bermain dengan sebebas-bebasnya… piano second dari Prelo juga enggak apa-apa. (foto: dokpri)

Beberapa waktu yang lalu saya pernah membuat postingan tentang piano. Dari dulu sampai sekarang saya masih tetap suka mendengar suara dentingan piano, bahkan kalau dikasih lagi saya akan memainkannya. Dulu sekali saya memang sempat punya piano, seperti yang saya ceritakan di tulisan itu, lalu saya jual setelah lama saya tinggal studi ke luar negeri. Daripada semakin keropos dimakan rayap, lebih baik dijual saja tho?

Boleh dong sampai sekarang saya mengkhayal dan bermimpi suatu saat saya akan punya piano lagi :D. Lumayan β€˜kan, apalagi kalau bisa mendapatkan piano bekas namun dengan kualitas seperti baru dengan harga yang terjangkau. Supaya tidak dimakan rayap lagi dan perawatannya lebih mudah, saya pilih piano second yang digital saja. Bedanya dengan piano biasa (biasa disebut pianoforte), piano digital baru bisa dimainkan saat dicolokkan ke listrik. Jadi, pastinya ia akan dilengkapi dengan kabel listrik dan adaptor. Tapi kualitas suaranya tetap setajam pianoforte dan tuts-nya (bagian putih-putih serta hitam pada piano yang ditekan dengan jari) tetap dari kayu.

Baca lebih lanjut

Tetap Terkoneksi dengan Dunia Luar Berkat Smartphone dan Laptop

Sejak merawat ayah yang jatuh sakit pada hari lebaran Idul Fitri lalu, otomatis saya memang jadi jarang keluar rumah kecuali jika memang perlu saja. Misalkan pergi ke pasar, ke minimarket, atau mengantarkan ayah saya kontrol ke dokter.

Meskipun saya jarang keluar rumah sejak ayah sakit, saya tetap bisa mengetahui apa yang terjadi di luar sana berkat kemudahan era digital. (foto ilustrasi: pexels.com)

Namun bukan berarti akses saya terhadap informasi berita di luar sana juga terbatas. Terlebih lagi di zaman serba digital sekarang ini, yang penting bagi saya adalah mempunyai alat untuk bisa mendapatkan informasi tersebut. Selain media konvensional seperti televisi dan radio (yang jarang sekali saya putar kecuali pada saat menemani ayah saya menonton televisi atau mendengarkan radio sambil membantunya makan siang atau makan malam), bagi saya mempunyai media lainnya yang praktis dan bisa mengakses informasi tersebut dalam genggaman juga penting. Yang saya maksud adalah smartphone dan laptop.

Baca lebih lanjut

Ramadhan Bersama Lazada: Peluncuran Seagate Hard Disk Drive Portable

Beberapa waktu yang lalu, saya pernah menyinggung sedikit tentang Seagate Hard Disk Drive Portable yang pernah diluncurkan oleh salah satu situs e-commerce terbesar di Indonesia. Nah, pada bulan Ramadhan tahun 2017 ini, atau tahun 1438 Hijriyah, Seagate Hard Disk Drive (HDD) Portable kembali diperkenalkan ke Indonesia, namun melalui situs e-commerce lainnya yaitu Lazada.

Ramadhan bersama Lazada & para blogger yang digelar 8 Juni 2017 di Plaza Agro Jakarta. (foto: dokpri)

Acara pengenalan Seagate HDD Portable yang diselenggarakan oleh Lazada ini juga dibarengi dengan bukber bareng para blogger yang diundang secara khusus dan terbatas 50 orang saja. Selain produk Seagate, sebenarnya ada lagi produk lainnya yang diperkenalkan oleh Lazada dalam acara bukber tanggal 8 Juni 2017 kemarin, namun dalam tulisan ini saya akan membahas lebih dalam mengenai Seagate HDD Portable.

Baca lebih lanjut

Melirik Bisnis MLM Syariah di Indonesia : Kunjungan ke Markas K-Link

Bisnis Multi Level Marketing (atau disebut MLM) di Indonesia bukan lagi barang baru. Pertama kali diperkenalkan di dunia pada sekitar tahun 1920-an (ada juga yang bilang tahun 1930-an), bisnis MLM dianggap inovatif karena menguntungkan banyak pihak.

Tidak hanya produsen yang merasakan keuntungannya, namun juga konsumen dapat menikmati manfaat produk sekaligus manfaat finansial dalam bentuk insentif dan hadiah. Selain itu, bisnis MLM juga menghemat biaya pengeluaran untuk iklan karena yang bergerak mempromosikan produk-produknya secara langsung adalah para distributor dan konsumen itu sendiri.

Ilustrasi bisnis Multi Level Marketing atau MLM.

Bedanya MLM dengan Money Game

Kalau menurut Robert Kiyosaki, penulis buku-buku best seller tentang bisnis, pelaku bisnis MLM merupakan para profesional yang strategis karena sistem pemasaran berjenjang yang dianut. Artinya, pelanggan juga bisa menjadi distributor sekaligus tenaga pemasaran.

Baca lebih lanjut