Arsip Kategori: Renungan

Beli Smartphone di Harbolnas Lazada

Menjelang akhir tahun, Hari Belanja Online Nasional alias Harbolnas datang lagi. Kebetulan sekali, saya perlu banget mengganti smartphone saya yang kapasitasnya terbatas (walaupun usianya baru mau dua tahun). Ya, maklum smartphone yang saya punya ini hadiah doorprize dan dikeluarkan oleh perusahaan asing asal Prancis yang saat itu baru mau berekspansi ke Indonesia.

Meskipun akhirnya saya bisa punya ponsel android baru yang beda dari kebanyakan (pada zaman itu ;p), lama-lama semakin tahun berganti, tampaknya perusahaan tersebut tidak mampu bersaing dengan perusahaan-perusahaan penyedia alat telekomunikasi dari negara-negara raksasa teknologi Asia seperti Korea dan Jepang. Singkatnya, smartphone saya ini toh bisa dibilang ketinggalan zaman dan performanya sudah lapuk dibandingkan smartphone-smartphone keluaran Korea dan Jepang :D.

Untunglah, kebetulan sekali, pertengahan bulan Desember ini Lazada mengadakan Harbolnas besar-besaran dengan diskon yang juga gede-gedean hingga 70%! Makanya disebut Diskon Mengguncang Semesta, karena hampir semua kategori produk harganya turun drastis termasuk barang-barang elektronik. Dan, periodenya hanya dua hari, yaitu 11 dan 12 Desember 2017.

Saya sih ngincer smartphone android yang kapasitas memorinya besar supaya bisa menyimpan beberapa aplikasi sekaligus, berhubung sampai sekarang ini aplikasi yang saya butuhkan ada sekitar 10! Antara lain, pastinya transportasi online seperti Gojek, Grab dan Uber, ketiganya saya harus punya karena ada berbagai diskon menarik bagi pelanggan setia. Selain itu, bila ketiganya sedang kacau :D, saya harus siap-siap pesan Taxi Blue Bird terutama untuk mengantar ayah saya terapi.

Kemudian, aplikasi perbankan yang saya perlukan yaitu Jenius dan Mandiri e-cash karena saya gunakan sebagai pembayaran alat transportasi online terutama Grab dan Uber yang bisa menggunakan kartu debit online. Selain itu Mandiri online juga bisa digunakan untuk alat pembayaran belanja online seperti Tokopedia dan Bukalapak. Ngomong-ngomong belanja online, saya sering berbelanja di kedua aplikasi tersebut karena banyak pilihan barang yang murah meriah tapi asli, terutama untuk keperluan pembelian obat-obatan dan alat-alat medis untuk ayah saya. Lalu sebagai blogger saya juga perlu aplikasi medsos Facebook, Twitter dan Instagram.

Total sudah ada 10 buah aplikasi. Belum lagi kalau saya sedang suntuk dan butuh hiburan, aplikasi-aplikasi tambahan lainnya untuk nonton film seperti Hooq, Radio Online, juga terkadang saya perlukan buat menemani hari-hari bete saya. Nah agar bisa memuat kesepuluh aplikasi tersebut kan performa smartphone saya perlu canggih dan kapasitasnya harus besar, ya. Jadi saya rasa dengan smartphone yang saya punya sekarang sudah nggak memadai untuk memuat berbagai aplikasi yang saya sebutkan di atas.

Tapi…. kebutuhan kadang tidak sesuai dengan kantong, ha ha ha. Seperti keadaan saya yang sekarang sebagai pekerja freelance dengan penghasilan tak menentu, belum lagi harus menyisihkan sebagian untuk keperluan pengobatan ayah saya. Jadi nih, Harbolnas bisa cocok banget dengan keadaan keuangan saya yang sedang cekak. Mungkin pada akhirnya saya tetap akan membeli smartphone keluaran Korea atau Jepang seperti Samsung atau Oppo yang performanya sudah nggak diragukan, apalagi kamera fotonya yang jernih banget.

Oya, Harbolnas di Lazada ini juga menawarkan diskon tambahan untuk pemegang kartu kredit dari beberapa bank. Bank-bank yang turut berpartisipasi dalam Harbolnas antara lain ada HSBC, CIMB Niaga, Bank Permata, Bank Bukopin, Bank BTN, Bank Mandiri, ANZ, Bank Mega, dengan tambahan diskon 10%.

Demi memeriahkan Harbolnas di Lazada, stasiun televisi swasta SCTV juga mengadakan konser live bertajuk ‘Pesta Menuju 1212’ pada hari Senin 11 Desember 2017 nanti mulai jam 8 sampai dengan 10 malam. Artis-artis yang turut memeriahkan ada Andien, Afgan, Anji, Ruben Onsu, dan masih banyak lagi. So, pantengin ya SCTV Senin nanti 😉 . ***

Iklan

Kisah Ayah Pasca Opname Rumah Sakit: Pola Makan Sehat & Pisang Sunpride Setiap Hari

menu makanan sehat agar ayah cepat sembuh pasca opname. (foto: dokpri)

Terhitung sudah sebulan lamanya saya tidak meng-update isi blog saya. Sejak ayah sakit, saya memang lumayan pontang-panting mengurus beliau sembari mengurus rumah juga: ya belanja kebutuhan sehari-hari lah, ya masak lah, membersihkan isi rumah (kalau sempat), belum lagi saya juga tetap harus ‘isi dapur’ juga untuk memenuhi kebutuhan pribadi seperti bayar pulsa telepon.

Mengurus ayah itu termasuk menyiapkan makanan khusus untuk beliau, memandikannya dan membantunya buang hajat, mengganti bajunya, menemaninya menonton televisi dan mengaji, menggunting kukunya, mencukur kumisnya.. yah well intinya saya sudah seperti pengganti istri atau ibu baginya, he he.  Tentu saja saya mengerjakannya dengan senang hati, apalagi ayah tidak rewel orangnya, hanya saja… manja 😊.

Baca lebih lanjut

Cerita Duka Saat Lebaran

Lebaran tahun ini lagi-lagi saya harus menghadapi sebuah kejadian yang tidak saya duga. Saya kira, lebaran tahun lalu akan menjadi lebaran terakhir kami dalam keadaan berduka. Tepatnya, seminggu sebelum lebaran Idul Fitri, ayah saya masuk rumah sakit mengalami hipoglikemia dan akibatnya menderita stroke ringan. Sehingga, kami pun merayakan lebaran Idul Fitri tahun lalu, yaitu tahun 2016, tanpa gegap gempita layaknya keluarga yang merayakan lebaran : bersilaturrahmi ke sanak saudara dan menyantap penganan khas lebaran a la Indonesia seperti opor ayam dan sambal goreng.

 

Untuk itu, dengan lebih berhati-hati saya memperhatikan pola hidup dan pola makan ayah saya. Saya tidak ingin kejadian lebaran tahun lalu kembali berulang, hanya gara-gara ayah terlalu lupa diri bahwa dirinya sedang berpuasa namun melakukan aktivitas fisik yang cukup berat, seperti memanjat dan menggergaji pohon. Sementara usia ayah saya sudah tidak muda lagi. Aktivitas berkebun yang amat disukainya dan menjadi hobi sejak belia. Selain itu ayah saya masih bandel, gemar menyantap makanan yang manis-manis dan berkadar kolesterol tinggi.

Baca lebih lanjut

Baju Koko Hadiah Lebaran untuk Ayah

Beberapa waktu yang lalu, saya menulis tentang keinginan saya menghadiahkan peralatan berkebun untuk ayah dengan mengikuti lomba blog elevenia. Tapi, nampaknya saya belum beruntung. Untungnya saya belum bilang apa-apa ke ayah, karena memang rencananya hadiah yang akan saya berikan itu harus berupa kejutan. Ya mosok hadiah pakai bilang-bilang 😉.

Awal Juni kemarin, tepatnya tanggal 6, ayah saya merayakan ulang tahun yang 77 tahun. Sudah manula banget yah, hi hi… tapi secara fisik, ayah saya tampak seperti masih berusia sekitar 50-60 tahunan. Itu juga kata orang-orang, loh. Kebetulan, tanggal 6 Juni bertepatan sekali dengan minggu pertama kami sekeluarga menjalani ibadah puasa Ramadhan.

Baca lebih lanjut

Koperasi untuk Generasi Milenial

Kata koperasi mungkin sudah menjadi kata yang asing bagi generasi milenial, sebutan untuk generasi muda saat ini.

Pemahaman saya mengenai koperasi yang didapat dari buku-buku pelajaran sekolah masa kecil. (foto: sumberpengetahuan.com)

Padahal, sewaktu saya masih kecil, koperasi masih jadi kebanggaan orang Indonesia, loh. Setidaknya, di buku-buku pelajaran SD sampai SMA, pasti selalu ada pembahasan tentang koperasi sebagai alat peningkatan kesejahteraan yang paling cocok untuk masyarakat Indonesia berkat sistem kekeluargaan dan gotong-royongnya. Selain itu, almarhumah ibu saya dulu termasuk yang aktif menjadi anggota koperasi, baik itu koperasi guru, maupun koperasi di kota kelahirannya, Pekalongan.

Baca lebih lanjut

Dysuria: Anyang-Anyangan yang Bikin Perih Bukan Kepalang

Pernah merasakan nyeri saat buang air kecil? Saya pernah mengalaminya dulu sewaktu terserang demam berdarah.

Rasanya… sudah pasti nggak karuan. Ingin pipis, tapi begitu ke toilet, haduh rasanya mau keluar air kencing saja nyeri banget (maaf). Dokter sempat mendiagnosa bahwa saya terkena infeksi saluran kemih.

pernah merasakan pingin bolak-balik ke toilet? (Photo credit: pexels)

Baca lebih lanjut

Teror (Lagi) di Kota Paris

Lagi-lagi, serangan aksi teror kembali melanda kota Paris pada Kamis malam 21 April kemarin. Kali ini, tempat penyerangan itu terjadi di kawasan elit Champs-Elysées, yang terkenal juga dengan kawasan butik-butik kelas dunia seperti Hermès, Louis Vuitton, Sephora, dan banyak lagi. Namun, tragedi itu justru saya ketahui dari status facebook seorang mahasiswi Indonesia kenalan saya yang sedang menempuh studi di kota tersebut.

Aksi penembakan di ruang publik di kawasan elit Champs Elysees kembali terjadi di kota Paris, 21 April 2017. (foto sumber: france24.com)

Kebetulan teman saya ini dengan seorang mahasiswi Indonesia lainnya sedang melintas di kawasan tersebut setelah sebelumnya berfoto-foto di depan monumen Arc de Triomphe sekitar jam 8 malam. Champs-Elysées yang saat itu sedang dipadati turis tiba-tiba dikejutkan dengan suara tembakan lima kali, yang awalnya dikira suara mercon. Teman saya pun refleks berlari mencari tempat persembunyian ke restoran terdekat, masih dengan diiringi suara tembakan di sekelilingnya. Alhamdulillah keduanya berhasil pulang dengan selamat ke apartemen masing-masing, meskipun trauma yang dirasakannya tentu akan membekas di ingatan.

Baca lebih lanjut