Arsip Kategori: Opini

Social Media, Anda Gunakan Untuk Apa?

Hari gini, siapa yang nggak kenal dengan dunia social media, atau socmed dalam berbagai platform seperti Facebook, Twitter, Instagram, dan banyak lagi? Meskipun masih ada sebagian dari kita yang sama sekali tidak punya akun di salah satu dari banyaknya social media platform yang bertebaran di dunia maya, setidaknya mereka tahu apa socmed itu.

Sarah Sechan memutuskan menutup akun Instagram-nya demi menjaga privacy. (foto sumber: akun IG Sarah Sechan)

Misalkan saja salah satu selebriti Tanah Air Reza Rahadian yang katanya nggak punya akun medsos (bahasa Indonesia untuk social media), tapi dia pasti tahu apa itu Facebook, Twitter dan Instagram. Kebalikannya, Sarah Sechan, presenter ngetop yang dulunya sempat aktif di Instagram, kini memutuskan untuk menutup kedua akun socmed-nya tersebut dengan alasan ingin menjalani dan menikmati setiap momen dalam hidupnya tanpa gangguan dunia luar.

Baca lebih lanjut

Alasan Memilih Laptop Lenovo Demi Melepas Netbook Kesayangan

Apa rasanya punya netbook kesayangan yang sudah setia menemani kamu di saat-saat senang maupun susah, lalu kini laptop itu sudah tidak bisa lagi berfungsi dengan baik? Lebih mengharukan lagi jika netbook yang pernah kita miliki itu rela telah membuang energinya berjam-jam menemani kita mengerjakan tugas-tugas kuliah seperti mengetik skripsi atau tesis, dan sekarang distel satu jam saja baterai sudah mau habis?

netbook kesayangan yang menemani keseharian saya mengerjakan tesis S2 ataupun job terjemahan sejak tahun 2009, pada tahun 2016 harus tutup usia. (foto ilustrasi: pexels.com)

Sejak dibeli tahun 2009, netbook kesayangan telah setia menemani saya, tidak hanya ketika saya mengerjakan tesis, melainkan juga saat kembali ke Indonesia dan kembali meniti karier dari awal sebagai penulis blog dan penerjemah. Selain itu, berkat terbiasa mengerjakan teks-teks Prancis, yang dulunya saya hanya mengerjakan tugas terjemahan berbahasa Inggris, sejak pulang dari Prancis pun saya kelimpahan order terjemahan berbahasa Prancis dan mengharuskan saya berkorespondensi dalam bahasa Prancis dengan agen di luar negeri. Bahkan netbook kesayangan saya bawa pindahan ke Surabaya ketika saya mendapat pekerjaan di ibukota provinsi Jawa Timur itu selama dua tahun.

Baca lebih lanjut

Tamansari Cyber : The Next Silicon Valley?

Mendengar kata Silicon Valley, maka saya langsung teringat dengan Bill Gates, Mark Zuckerberg, dan sebuah kawasan di negara bagian California, Amerika Serikat, yang dilengkapi dengan fasilitas serba tech-savvy. Maksudnya tech-savvy, menggunakan teknologi tingkat tinggi sehingga memudahkan pelaksanaan aktivitas sehari-hari. Baik aktivitas profesional, maupun pribadi.

Silicon Valley yang terletak di negara bagian California, Amerika Serikat. (foto: flavorwire.wordpress.com)

 

Baca lebih lanjut

Baju Koko Hadiah Lebaran untuk Ayah

Beberapa waktu yang lalu, saya menulis tentang keinginan saya menghadiahkan peralatan berkebun untuk ayah dengan mengikuti lomba blog elevenia. Tapi, nampaknya saya belum beruntung. Untungnya saya belum bilang apa-apa ke ayah, karena memang rencananya hadiah yang akan saya berikan itu harus berupa kejutan. Ya mosok hadiah pakai bilang-bilang 😉.

Awal Juni kemarin, tepatnya tanggal 6, ayah saya merayakan ulang tahun yang 77 tahun. Sudah manula banget yah, hi hi… tapi secara fisik, ayah saya tampak seperti masih berusia sekitar 50-60 tahunan. Itu juga kata orang-orang, loh. Kebetulan, tanggal 6 Juni bertepatan sekali dengan minggu pertama kami sekeluarga menjalani ibadah puasa Ramadhan.

Baca lebih lanjut

Tetap Aktif dan Sehat Selama Berpuasa Ramadhan Berkat Theragran-M

Bulan puasa Ramadhan bukan berarti lebih banyak berdiam di rumah. Meskipun status saya saat ini pengangguran 😃 (sambil mencari pekerjaan baru yang lebih baik lagi yah tentunya), saya justru lebih sering mengikuti banyak kegiatan outdoor yang berkaitan dengan dunia blogging.

Apalagi di bulan puasa, undangan dari berbagai produk maupun institusi untuk mengikuti acara mereka malah lebih sering ketimbang hari-hari biasa, nyaris setiap hari! Biasanya, acara untuk para netizen, blogger dan awak media juga diiringi dengan bukber bareng alias ifthar.

Bulan puasa, kegiatan ngeblog malah semakin padat. Salah satunya, diundang CGV menghadiri pembukaan cabang baru di Depok pada awal puasa kemarin. (foto: dokpri)

Alhamdulillah, rejeki memang selalu ada saja dari mengikuti berbagai acara untuk blogger. Tetapi, kadang kalau sudah lupa diri, tubuh baru terasa capeknya saat sudah mulai menampakkan gejala kelelahan. Entah itu meriang, tenggorokan perih dan nyeri, kepala agak kliyengan, badan pegal-pegal seperti habis menggotong barang berat… rasanya pingin rebahan aja di kasur. Padahal, seharusnya saya memang lebih tahu diri sih, kondisi fisik tubuh saat berpuasa tentunya akan berbeda dengan kondisi fisik tubuh di hari-hari biasa.

Baca lebih lanjut

Melirik Bisnis MLM Syariah di Indonesia : Kunjungan ke Markas K-Link

Bisnis Multi Level Marketing (atau disebut MLM) di Indonesia bukan lagi barang baru. Pertama kali diperkenalkan di dunia pada sekitar tahun 1920-an (ada juga yang bilang tahun 1930-an), bisnis MLM dianggap inovatif karena menguntungkan banyak pihak.

Tidak hanya produsen yang merasakan keuntungannya, namun juga konsumen dapat menikmati manfaat produk sekaligus manfaat finansial dalam bentuk insentif dan hadiah. Selain itu, bisnis MLM juga menghemat biaya pengeluaran untuk iklan karena yang bergerak mempromosikan produk-produknya secara langsung adalah para distributor dan konsumen itu sendiri.

Ilustrasi bisnis Multi Level Marketing atau MLM.

Bedanya MLM dengan Money Game

Kalau menurut Robert Kiyosaki, penulis buku-buku best seller tentang bisnis, pelaku bisnis MLM merupakan para profesional yang strategis karena sistem pemasaran berjenjang yang dianut. Artinya, pelanggan juga bisa menjadi distributor sekaligus tenaga pemasaran.

Baca lebih lanjut

Koperasi untuk Generasi Milenial

Kata koperasi mungkin sudah menjadi kata yang asing bagi generasi milenial, sebutan untuk generasi muda saat ini.

Pemahaman saya mengenai koperasi yang didapat dari buku-buku pelajaran sekolah masa kecil. (foto: sumberpengetahuan.com)

Padahal, sewaktu saya masih kecil, koperasi masih jadi kebanggaan orang Indonesia, loh. Setidaknya, di buku-buku pelajaran SD sampai SMA, pasti selalu ada pembahasan tentang koperasi sebagai alat peningkatan kesejahteraan yang paling cocok untuk masyarakat Indonesia berkat sistem kekeluargaan dan gotong-royongnya. Selain itu, almarhumah ibu saya dulu termasuk yang aktif menjadi anggota koperasi, baik itu koperasi guru, maupun koperasi di kota kelahirannya, Pekalongan.

Baca lebih lanjut