Arsip Kategori: keluarga

Baju Koko Hadiah Lebaran untuk Ayah

Beberapa waktu yang lalu, saya menulis tentang keinginan saya menghadiahkan peralatan berkebun untuk ayah dengan mengikuti lomba blog elevenia. Tapi, nampaknya saya belum beruntung. Untungnya saya belum bilang apa-apa ke ayah, karena memang rencananya hadiah yang akan saya berikan itu harus berupa kejutan. Ya mosok hadiah pakai bilang-bilang 😉.

Awal Juni kemarin, tepatnya tanggal 6, ayah saya merayakan ulang tahun yang 77 tahun. Sudah manula banget yah, hi hi… tapi secara fisik, ayah saya tampak seperti masih berusia sekitar 50-60 tahunan. Itu juga kata orang-orang, loh. Kebetulan, tanggal 6 Juni bertepatan sekali dengan minggu pertama kami sekeluarga menjalani ibadah puasa Ramadhan.

Baca lebih lanjut

Kampanye Bunda Tanggap Alergi di Jakarta Car Free Day 2017

Sewaktu kecil, saya kerap kali dilanda alergi biang keringat terutama saat suhu udara cenderung panas lembap. Kalau sudah terkena biang keringat (atau orang Jawa mengatakan keringet buntet), rasanya nggak enak banget. Pingin digaruk, tapi semakin digaruk semakin gatal dan malah menimbulkan luka.

Para narasumber dalam kampanye Bunda Tanggap Alergi dengan 3K di Car Free Day Jakarta, 9 April 2017: Ibu Anna Surti Ariani (tengah) dan Dokter Spesialis Anak Budi Setiabudiawan. (foto: dokpri)

Alergi lain yang saya alami adalah makan udang. Padahal dulu sekali saya bisa makan udang sampai 8 ekor yang ukurannya sebesar ibu jari, namun menginjak usia sembilan atau sepuluh tahun, entah kenapa badan saya jadi langsung bentol-bentol kalau makan udang sebanyak itu. Sampai sekarang saya juga tidak berani makan udang banyak-banyak, walaupun kata orang kalau sudah dewasa alergi tersebut akan berhenti.

Baca lebih lanjut

Hobi Berkebun Ayah

ayah saya hobi banget berkebun, termasuk memanjat pohon dan memotong batangnya seperti di foto. Sampai-sampai ia suka lupa waktu dan lupa umur. (foto: dokpri)

Di usia senjanya, ayah senang sekali berkebun. Hobi berkebun yang dilakoninya sejak muda ini tidak pernah alpa dari kesehariannya yang memang tidak bisa diam, meskipun baru sembuh dari sakit satu atau dua hari sesudahnya. Hobi berkebun ayah saya tidak tanggung-tanggung: memanjat pohon nangka atau pohon rambutan yang memang lumayan tinggi batangnya. Gara-gara memanjat itu pula ayah saya sempat masuk rumah sakit. Bukan karena terjatuh, tetapi karena ia sedang berpuasa dan kehabisan kadar glukosa berhubung terlalu banyak energi yang dikeluarkannya, padahal sudah jelas ayah sendiri tahu bahwa dirinya penderita diabetes.

Namun, yah… namanya juga penyuka kegiatan berkebun. Meski dilarang-larang tetap saja bandel utak-atik sana-sini tanaman-tanaman yang dirawatnya, walaupun ‘kadar memanjat’-nya sudah berkurang. Mau pohon mangga, pohon jambu, pohon nangka, pasti semua pohon berbatang tinggi yang ada di pekarangan rumah sudah pernah dipanjatnya. Tidak hanya memanjat pohon, ayah saya yang kelihatannya cuek beybeh ini ternyata juga suka menanam bunga, loh.

Baca lebih lanjut

Berawal dari Squishy, Membuka Bisnis Clothing Line

Lama tidak menulis di blog pribadi (nyaris satu bulan!), sekitar seminggu yang lalu saya mendapatkan undangan dari Blogger Crony untuk menghadiri private event peluncuran clothing line untuk wanita dewasa dan anak-anak. Berhubung acaranya dilaksanakan pada akhir pekan, dan kebetulan saya lagi kangen banget ikutan acara-acara yang terkait liputan serta nge-blog, maka saya memenuhi undangan tersebut.

Peluncuran Marcha and Aunty Clothing Line di Artotel Thamrin, Jakarta, 11 Maret 2017. (foto: dokpri)

Yang menarik, clothing line yang diberi nama brand Marcha and Aunty bukan dikerjakan oleh orang dewasa saja, melainkan juga seorang anak perempuan berusia 10 tahun yang cantik dan kreatif. Dan, saya baru tahu, hobinya Marcha, anak perempuan ini, kurang lebih nggak jauh-jauh sama saya, yaitu bermain squishy! (Kalau saya lagi senang-senangya bermain slime, he he he…). Buat yang belum tahu apa itu squishy dan slime, keduanya merupakan jenis mainan yang sedang hip saat ini di kalangan anak-anak, tidak hanya di Indonesia, tapi juga di seluruh dunia.

Baca lebih lanjut

Cinta dan Keluarga di Film ‘Demi Cinta’

MNC Pictures semakin getol memproduksi dan menayangkan film-film layar lebar dalam berbagai genre sejak beberapa tahun belakangan. Satu lagi film yang mengawali tahun baru 2017 ditingkahi dengan gelak tawa penonton. Ya, film berjudul Demi Cinta dengan genre komedi ini untungnya dibintangi aktor-aktris kawakan seperti Tora Sudiro, Titi Kamal, Teuku Rifnu Wikana dan Barry Prima sehingga adegan dan dialog yang disampaikan pun terasa natural, dan tentunya mengundang tawa.

Film drama komedi Demi Cinta produksi MNC Pictures yang siap mengocok perut Anda sekeluarga, tayang di bioskop mulai 19 Januari 2017. (foto banner: FB Blogger Crony)

Film drama komedi Demi Cinta produksi MNC Pictures yang siap mengocok perut Anda sekeluarga, tayang di bioskop mulai 19 Januari 2017. (foto banner: FB Blogger Crony)

Adalah Masbin (Tora Sudiro) yang hidup berdua dalam keadaan pas-pasan dengan sepupunya yang baru memasuki kehidupan dewasa muda, Bagus (dimainkan dengan baik oleh Ricky Harun) di sebuah rumah susun di Jakarta. Bagus yang tampan namun polos mendambakan cinta Cempaka, tetangganya yang cantik dan bekerja sebagai sekretaris direksi. Masbin menasihati Bagus untuk segera mendapatkan pekerjaan setara manajer agar bisa menarik perhatian gadis pujaannya. Sayangnya, ijazah Bagus hanya sampai SMA, sehingga lamarannya selalu ditolak oleh berbagai perusahaan. Apalagi, posisi yang dia minta langsung manajer, seperti saran Masbin.

Baca lebih lanjut

Pesona dan Wisata Queensland

Jika sebelumnya saya pernah menulis tentang Sydney, kali ini saya mengangkat negara bagian lain di benua Kanguru. Negara bagian yang beribukota di Brisbane ini terletak di sebelah timur laut Australia yang beriklim cerah sepanjang tahun. Berhubung cuacanya selalu bersahabat inilah Queensland dikenal dengan slogan “Where Australia shines“. Suhu rata-rata di sana berkisar antara 20 hingga 30 derajat Celcius, bahkan bisa mencapai >35 derajat Celcius pada musim panas.

Brisbane, ibukota Queensland dengan pemandangan khas gedung bertingkat serta pantai untuk berselancar. (foto: dok.TEQ)

Brisbane, ibukota Queensland dengan pemandangan khas gedung bertingkat serta pantai untuk berselancar. (foto: dok.TEQ)

Negara bagian yang luasnya sekitar 4x pulau Sumatera ini (atau 1.852.642 km2) memiliki jumlah penduduk sebanya 4,7 juta jiwa saja. Hhhm… bandingkan dengan pulau Jawa di Indonesia ;). Brisbane sebagai ibukotanya memiliki jumlah penduduk terpadat sekitar 2,3 juta orang dibandingkan kota-kota tetangganya di Queensland, dengan luas daerahnya mencapai sekitar 15 ribu km2.

Baca lebih lanjut

Perlindungan Menyeluruh untuk Kesehatan Kulit Keluarga

Liburan akhir tahun sekeluarga dan berfoto bersama, merupakan rejeki dan karunia yang tak ternilai harganya. (foto: dokpri)

Liburan akhir tahun sekeluarga dan berfoto bersama, merupakan rejeki dan karunia yang tak ternilai harganya. (foto: dokpri)

Liburan akhir tahun baru kemarin memang tidak direncanakan bagi saya. Terlebih lagi saya baru kembali bekerja kantoran sejak awal Desember, dan status saya masih staf temporer. Jadi, ditepis dulu deh angan-angan untuk bisa jalan-jalan. Bujet saja tidak punya, namanya juga lima bulan jadi pengangguran, he he he…

Tapi, namanya rejeki itu memang datangnya tidak terduga ya. Tahu-tahu saja ibu tiri menawarkan saya untuk ikut serta pergi berlibur akhir tahun ke Bali. Awalnya hanya ayah kandung yang diajak, dan saya pikir tidak mengapa lah, biar ayah menikmati hari tuanya. Apalagi ayah sudah sekian lama tidak jalan-jalan ke Bali. Terakhir perjalanan ke Bali yang dilakukannya adalah sekitar jaman dua puluh tahun yang lalu, bahkan mungkin lebih, saat beliau masih muda dan aktif bekerja. Eh tahu-tahu saya dan kakak diajak juga, ya sudah siapa yang nggak nolak ;).

Baca lebih lanjut