Arsip Kategori: Gadget

Bangga Menggunakan Jam Tangan Original Kesayangan

Punya jam tangan bersejarah itu memang susah melepaskannya. Terlebih lagi jika jam tangan tersebut pemberian atau warisan seseorang yang kamu sayangi, atau pernah menemani kamu dalah susah-senang hingga jalan-jalan ke luar negeri. Jam tangan yang saya punya pun juga begitu.

jam tangan original kesayangan saya yang telah menemani dalam suka dan duka selama lima tahun terakhir.(foto: dokpri)

Jam Tangan Original Kesayangan

Meskipun dari tampilannya kelihatan biasa banget, tapi jam tangan yang saya kenakan ini lumayan awet. Yah, sebab dia jam tangan original, jadi syukurlah nggak pernah rusak-rusak sampai sekarang. Kalau pun pernah ‘mati’, itu lebih karena batere pada jam tangan sudah habis masa hidupnya, dan bisa saya perkirakan biasanya akan ‘mati’ setelah dua atau tiga tahun berselang, tergantung jenis batere yang saya beli. Pernah juga jam tangan saya ini ‘mati’ karena ada salah satu mesinnya yang sudah lemah (saya sendiri lupa namanya apa, tapi bentuknya keciiil banget, nyaris berukuran mikro), jadi mesti diganti dengan mesin baru. Tapi, secara keseluruhan, jam tangan original yang saya punya ini masih bisa dipakai.

Baca lebih lanjut

Iklan

Wishlist Saya di Blibli Histeria 1212

Hari Belanja Online Nasional, alias Harbolnas, juga nggak ketinggalan diikuti oleh situs e-commerce terbesar lainnya yaitu Bliblidotcom. Duuh… kalau saat-saat begini tuh saya kepengen banget membeli barang-barang impian yang sudah saya idamkan sejak lama. Bukannya kenapa-kenapa, soalnya diskonnya itu loh… sampai 80%! Bahkan banyak barang yang bakal dijual dengan harga Rp 12 ribu saja! Apa nggak bikin ngiler? 😉

Baca lebih lanjut

Beli Smartphone di Harbolnas Lazada

Foto saya berdua dengan Tara Basro menerima hadiah smartphone android keluaran Prancis, tahun 2015 yang lalu. (foto: dokpri)

Menjelang akhir tahun, Hari Belanja Online Nasional alias Harbolnas datang lagi. Kebetulan sekali, saya perlu banget mengganti smartphone saya yang kapasitasnya terbatas (walaupun usianya baru mau dua tahun). Ya, maklum smartphone yang saya punya ini hadiah doorprize dan dikeluarkan oleh perusahaan asing asal Prancis yang saat itu baru mau berekspansi ke Indonesia.

Meskipun akhirnya saya bisa punya ponsel android baru yang beda dari kebanyakan (pada zaman itu ;p), lama-lama semakin tahun berganti, tampaknya perusahaan tersebut tidak mampu bersaing dengan perusahaan-perusahaan penyedia alat telekomunikasi dari negara-negara raksasa teknologi Asia seperti Korea dan Jepang. Singkatnya, smartphone saya ini toh bisa dibilang ketinggalan zaman dan performanya sudah lapuk dibandingkan smartphone-smartphone keluaran Korea dan Jepang :D.

Baca lebih lanjut

Koperasi dalam Genggaman Teknologi Seluler Melalui SOBATKU

Pesatnya perkembangan teknologi informasi memang membuat berbagai perusahaan berlomba-lomba membuat aplikasi pada ponsel pintar, atau istilah kerennya mobile apps, agar mudah diakses oleh para pelanggannya.

layanan jasa keuangan berpadu dengan kecanggihan teknologi yang disebut financial technology atau fintech.

Terutama, perusahaan-perusahaan yang memanfaatkan teknologi komputer, seperti perusahaan agen perjalanan untuk menjual tiket dan hotel, perusahaan telekomunikasi untuk menjual pulsa dan fasilitas berlangganan tivi kabel, dan tidak terkecuali perusahaan yang bergerak di sektor jasa keuangan dan perbankan. Nah, yang terakhir ini orang-orang menyebutnya dengan perusahaan fintech, singkatan dari financial technology. Jadi, jasa keuangan yang berpadu dengan kecanggihan teknologi.

Baca lebih lanjut

Laptop 2in1 Sang Jendela Dunia

laptop yang bisa multitasking menurut saya: bisa berfungsi sebagai PC untuk mengerjakan job-job terjemahan, ngeblog, bisa sebagai tablet untuk browsing & streaming film. (foto: pexels)

Sebenarnya sudah beberapa kali saya membahas tentang manfaatnya punya laptop yang bisa multitasking. Tapi… ya nggak apa-apa deh saya tulis lagi, siapa tahu kali ini menang, he he he (ngarep dot com :p). Lagipula mumpung lagi lowong dan belum ada orderan terjemahan lagi, ya sudah deh saya kembali nge-blog.

Apa sih maksudnya multitasking laptop? Yang saya inginkan dari sebuah laptop yang bisa multitasking itu ya nggak hanya bisa untuk mengetik sebagai sumber mata pencaharian utama saya (ya, sejak ayah sakit saya sekarang full time menerjemahkan, dan kalau sedang sepi orderan saya kembali ikut lomba-lomba menulis blog :D). Itu artinya, untuk menerjemahkan dan menulis blog kan pasti saya butuh nge-draft dulu di Microsoft Word, ‘kan. Makanya laptop yang saya punya harus ada software Microsoft Office yang komplit. Selain Word, setidaknya juga ada Excel berhubung ada juga klien yang memberikan order terjemahan dalam format dokumen .xsl, ada juga yang dalam format Power Point.

Baca lebih lanjut

Diskon Gede di Promo Oktober Blibli Histeria Bikin Mulut Ternganga

Belanja online buat sebagian besar kaum cewek (termasuk saya) menjadi hal yang menyenangkan. Sering kali saya mengunjungi situs-situs e-commerce dan tidak terasa satu jam sendiri saya bisa galau menentukan produk mana yang akan dibeli. Hampir sama seperti kalau sedang shopping di mal aja, atau sekadar window shopping, bisa sampai 4 jam saya betah berada di dalam mal meskipun hanya melihat-lihat.

Belanja online alias online shopping suka bikin menyita waktu juga layaknya shopping di mal. (foto: pexels)

Bedanya, kalau window shopping di situs-situs e-commerce bukan kaki yang lelah, tapi mata (dan pikiran, he he…). Karena setidaknya satu jam saya bisa menatapi berbagai barang yang dijual di situs tersebut, selain itu saya harus berusaha tidak kalap agar dapat memprioritaskan barang-barang kebutuhan terlebih dahulu dengan bujet terbatas.

Baca lebih lanjut

Tetap Terkoneksi dengan Dunia Luar Berkat Smartphone dan Laptop

Sejak merawat ayah yang jatuh sakit pada hari lebaran Idul Fitri lalu, otomatis saya memang jadi jarang keluar rumah kecuali jika memang perlu saja. Misalkan pergi ke pasar, ke minimarket, atau mengantarkan ayah saya kontrol ke dokter.

Meskipun saya jarang keluar rumah sejak ayah sakit, saya tetap bisa mengetahui apa yang terjadi di luar sana berkat kemudahan era digital. (foto ilustrasi: pexels.com)

Namun bukan berarti akses saya terhadap informasi berita di luar sana juga terbatas. Terlebih lagi di zaman serba digital sekarang ini, yang penting bagi saya adalah mempunyai alat untuk bisa mendapatkan informasi tersebut. Selain media konvensional seperti televisi dan radio (yang jarang sekali saya putar kecuali pada saat menemani ayah saya menonton televisi atau mendengarkan radio sambil membantunya makan siang atau makan malam), bagi saya mempunyai media lainnya yang praktis dan bisa mengakses informasi tersebut dalam genggaman juga penting. Yang saya maksud adalah smartphone dan laptop.

Baca lebih lanjut