Bangga Menggunakan Jam Tangan Original Kesayangan

Punya jam tangan bersejarah itu memang susah melepaskannya. Terlebih lagi jika jam tangan tersebut pemberian atau warisan seseorang yang kamu sayangi, atau pernah menemani kamu dalah susah-senang hingga jalan-jalan ke luar negeri. Jam tangan yang saya punya pun juga begitu.

jam tangan original kesayangan saya yang telah menemani dalam suka dan duka selama lima tahun terakhir.(foto: dokpri)

Jam Tangan Original Kesayangan

Meskipun dari tampilannya kelihatan biasa banget, tapi jam tangan yang saya kenakan ini lumayan awet. Yah, sebab dia jam tangan original, jadi syukurlah nggak pernah rusak-rusak sampai sekarang. Kalau pun pernah ‘mati’, itu lebih karena batere pada jam tangan sudah habis masa hidupnya, dan bisa saya perkirakan biasanya akan ‘mati’ setelah dua atau tiga tahun berselang, tergantung jenis batere yang saya beli. Pernah juga jam tangan saya ini ‘mati’ karena ada salah satu mesinnya yang sudah lemah (saya sendiri lupa namanya apa, tapi bentuknya keciiil banget, nyaris berukuran mikro), jadi mesti diganti dengan mesin baru. Tapi, secara keseluruhan, jam tangan original yang saya punya ini masih bisa dipakai.

Jam tangan original ini telah menemani saya dalam suka-duka dan berbagai perjalanan ke luar kota hingga ke luar negeri. Jam tangan original yang saya pakai hingga sekarang saya beli sekitar tahun 2010 atau 2011 di sebuah gerai di dalam mal di daerah Jakarta Selatan. Memang harganya agak mahal. Pada zaman itu harga jam tangan asli atau original sekitar Rp 500 atau 600 ribuan menurut saya sudah lumayan mahal bagi saya yang baru mulai bekerja profesional sebagai pengajar di sebuah lembaga kursus. Waktu itu model iklannya jam tangan original yang saya beli adalah seorang bintang sinetron remaja. Saya memilih merk tersebut bukan karena model iklannya sih, tapi karena harga jam tangannya yah sesuai lah untuk dompet saya. Lagipula jika dibawa ke mana-mana dalam kendaraan umum tidak terlalu mengundang perhatian orang-orang yang pada masa itu masih senang mencopet dan menjambret barang-barang semacam ini. (Kalau sekarang orang-orang lebih suka mencopet handphone ya? :D).

jam tangan digital, penunjuk waktunya menggunakan angka numerik. (foto: pexels)

Saya suka dengan jam tangan original ini karena terkesan klasik dan simpel. Warna gelang  atau talinya keperakan dari bahan besi jadi cocok untuk segala suasana, baik santai maupun formal. Saya bisa mengenakan jam tangan original ini ketika saya mengenakan baju santai seperti t-shirt dan celana jeans, maupun saat saya memakai baju batik atau kemeja lengan panjang dan rok atau celana bahan.

 

Perbedaan Jam Tangan Digital dan Analog

Ngomong-ngomong tentang jam tangan, ada dua jenis jam tangan di dunia ini. Yaitu jam tangan digital, serta jam tangan analog. Jam tangan digital wujudnya berupa angka numerik dengan tampilan LCD (singkatan dari Liquid Crystal Display), yang mencerminkan jam, menit, bahkan bisa juga detik.

perbedaan antara jam tangan digital serta jam tangan analog dapat terlihat dari gambar di atas. (foto sumber: website

Kalau jam tangan analog, tampilannya berupa jarum dan angka-angka, bisa latin atau romawi yang tersebar di sekeliling badan jam, bisa juga tidak ada angka sama sekali.  Nah, biasanya jarum pada jam tangan analog ada dua atau tiga, yang menunjukkan jam, menit, bahkan detik.

Selain itu, biasanya kalau hendak memilih atau membeli jam tangan, suka dibedakan ada jam tangan pria, dan ada juga jam tangan wanita. Secara teknis sih, tidak ada perbedaan antara keduanya. Hanya dari segi fisik, biasanya jam tangan pria berukuran lebih besar baik dari tali atau gelangnya, maupun dari ukuran badan jam. Bentuk badan jam pada jam tangan original pria biasanya kotak, meskipun ada juga yang bundar. Sementara, jam tangan original wanita ukuran badan dan tali lebih kecil sehingga terkesan lebih feminin. Bentuk badan jam tangan wanita biasanya bundar. Walaupun begitu, banyak juga teman saya yang wanita mengenakan jam tangan pria, entah mungkin karena terkesan lebih tegas dan pemakainya biasanya sih cewek-cewek tomboy, he he…

Jam tangan analog, menggunakan jarum jam sebagai penunjuk waktu. (foto: pexels)

Jam Tangan atau Arloji?

Nah, terus bagaimana kita bisa menilai bahwa sebuah jam tangan itu berkualitas baik? Sebenarnya nih ya, mau jam tangan original seharga ratusan ribu atau puluhan bahkan hingga ratusan juta, masing-masing ada kelebihan dan kekurangannya. Yang penting kita bangga memakai jam tangan original atau asli. Dan pastinya, tergantung kemampuan kocek kita juga 😉.

Tapi, sekadar untuk pengetahuan, mengapa ada jam tangan yang harganya hingga ratusan juta, itu biasanya disebabkan mesin yang digunakan. Ada jam tangan yang menggunakan sistem mekanis, ada pula jam tangan yang cukup memakai batere saja. Jam tangan yang menggunakan sistem mekanis disebut arloji, yang pergerakan atau pergeseran jarumnya didasarkan kepada energi kinetis yang dialirkan oleh tubuh kita, lalu menghasilkan energi magnet, kemudian diubah menjadi energi listrik.

jam tangan kinetis atau mekanik, energi listrik yang diperoleh tidak menggunakan batere, tetapi dari gerakan tangan pemakainya. (foto: pexels)

Makanya, jam tangan jenis ini (atau disebut arloji) tidak memerlukan batere, namun gerakan tangan dari si pemakai. Seiring perkembangan zaman dan teknologi, energi kinetis yang tersimpan dalam arloji masih bisa dipakai hingga beberapa bulan ke depan, sehingga walaupun sedang tidak dipakai, arloji masih dapat bekerja dengan baik. Itu sebabnya nilai arloji sangat mahal dan menjadi barang yang diincar oleh para kolektor karena nilainya yang tinggi itu.

jam tangan original wanita, biasanya ukuran bodi dan tali lebih kecil. (foto: pexels)

Kalau jam tangan original yang saya pakai termasuk jenis jam tangan biasa, tapi tetap asli ya, bukan KW super 😉. Nah, jam tangan biasa yang pergerakan jarumnya menggunakan batere disebut juga jam tangan kuarsa, atau dalam bahasa Inggris disebut Quartz. Jadi, energi listrik dihasilkan dari batu baterai yang kemudian dialirkan ke kuarsa berbentuk kristal kecil. Dan, katanya sih lebih akurat meskipun harganya jauh lebih murah ketimbang arloji.

Oya, ada lagi satu hal yang penting. Untuk membedakan jam tangan original atau bukan, biasanya pada balik body atau badan jam, terdapat nomor seri jam tangan tersebut. Misalkan pada jam tangan yang saya miliki, seperti yang kamu lihat pada foto, ada nomor seri di balik bodinya. Dan buat saya, bangga mengenakan jam tangan original itu penting, karena kalau jam tangan KW… cepet rusaknya, oi. Sayang juga harus keluar uang lagi untuk membeli lagi jam tangan yang baru. Bagi saya, tidak apa-apa mahal sedikit, yang penting awet, ketimbang murah tapi cepat rusak. Kalau kamu ingin membeli jam tangan original, kamu bisa coba cek harga dan merk-merk yang dikenal menawarkan mutu tinggi di situs The Watch Co. Di website ini, tidak hanya jam tangan atau arloji saja dijual, tetapi ada juga aksesoris pelengkapnya.

Biasanya, pada jam tangan original terdapat nomor seri yang dapat kita lihat di balik body jam. (foto: dokpri)

Yah, terserah sih kamu mau pakai jam tangan jenis apa, digital atau analog, mekanis atau kuarsa, yang jelas mengenakan jam tangan zaman sekarang sih menurut saya masih perlu walaupun sudah ada jam digital yang ditunjukkan oleh smartphone kita. Sebab, mengenakan jam tangan bisa berarti menunjukkan status sosial seseorang, bisa sekadar untuk menunjukkan waktu dan sebagai pengingat, bisa pula sebagai pelengkap aksesoris. Kalau bagi saya, mengenakan jam tangan setidaknya agak mengurangi ketergantungan saya pada smartphone, karena sekali pegang smartphone, biasanya saya susah untuk melepaskannya dalam waktu beberapa detik. Pasti akan cek whatsapp, cek facebook, cek e-mail, wah… padahal awalnya hanya perlu tahu jam berapakah saat ini.

brand-brand jam tangan original di The Watch Co. (screenshot dari website the watch co)

Kalau kamu, suka mengenakan jam tangan yang seperti apa? ***

 

 

 

Iklan

5 thoughts on “Bangga Menggunakan Jam Tangan Original Kesayangan

  1. jamtanganpriamurah.com

    Selamat Malam. Tidak sengaja saya sampai ke blog ini,
    setelah saya baca-baca ternyata postingan-postingannya cukup
    menarik dan banyak konten yang sangatlah banyak manfaatnya
    untuk saya. Numpazng izin membookjmark dan sharing blog ini ke sosmed saya
    ya sekalian biar blog anda tambah populer. Mudah mudahan selalu di perbaharuui terus ya blognya.Terima Kasih,
    Salam

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s