Tetap Terkoneksi dengan Dunia Luar Berkat Smartphone dan Laptop

Sejak merawat ayah yang jatuh sakit pada hari lebaran Idul Fitri lalu, otomatis saya memang jadi jarang keluar rumah kecuali jika memang perlu saja. Misalkan pergi ke pasar, ke minimarket, atau mengantarkan ayah saya kontrol ke dokter.

Meskipun saya jarang keluar rumah sejak ayah sakit, saya tetap bisa mengetahui apa yang terjadi di luar sana berkat kemudahan era digital. (foto ilustrasi: pexels.com)

Namun bukan berarti akses saya terhadap informasi berita di luar sana juga terbatas. Terlebih lagi di zaman serba digital sekarang ini, yang penting bagi saya adalah mempunyai alat untuk bisa mendapatkan informasi tersebut. Selain media konvensional seperti televisi dan radio (yang jarang sekali saya putar kecuali pada saat menemani ayah saya menonton televisi atau mendengarkan radio sambil membantunya makan siang atau makan malam), bagi saya mempunyai media lainnya yang praktis dan bisa mengakses informasi tersebut dalam genggaman juga penting. Yang saya maksud adalah smartphone dan laptop.

Mengapa smartphone dan laptop memudahkan saya mengakses informasi berita? Ya tentunya karena saya memasang beberapa aplikasi media sosial seperti facebook, instagram dan twitter (ketiga medsos ini saya anggap ‘barang wajib’), setidaknya agar saya tetap mengetahui apa sih yang dikicaukan sama teman-teman saya. Bisa juga teman-teman saya melalui akun medsos mereka menyebarkan informasi berita yang mereka dapatkan dari situs internet, jadi saya ikut tahu apa yang terjadi di dunia pada hari itu.

mengakses media sosial seperti facebook, twitter dan instagram sangat membantu saya mengetahui apa yang terjadi di luar sana meskipun saya tidak bisa sering-sering keluar rumah. (foto: pexels.com)

Melalui laptop saya juga tetap bisa mengerjakan pekerjaan freelance seperti menerjemahkan dan menulis blog, membalas email-email penawaran yang masuk dari beberapa translator agency luar negeri, meskipun memang belum banyak. Untungnya saya sempat mengganti laptop saya ini sewaktu dulu masih bekerja kantoran, berhubung laptop lama saya sudah usang banget. Saya ganti laptop bulan Maret tahun 2016, sementara laptop lama saya dibeli sejak tahun 2009! Selain lambat bekerjanya, sudah banyak huruf di keyboard-nya yang tidak berfungsi. Padahal laptop lama saya itu lumayan bersejarah, karena telah menemani keseharian saya mengerjakan tesis S2 selama dua bulan, dan abjad pada keyboard-nya berbeda dengan laptop Indonesia, hiks…  (baca deh cerita saya yang ini: Alasan Memilih Laptop Lenovo Demi Melepas Netbook Kesayangan).

Saya tetap bekerja meskipun berada di rumah seperti menerjemahkan dan menulis blog, serta mencari info-info lowongan kerja baru. (foto ilustrasi: pexels.com)

Seperti yang pernah saya ceritakan sebelumnya, laptop baru yang saya beli sifatnya harus tahan lama (maksudnya bisa dipakai bertahun-tahun, setidaknya 5 tahun), baterainya awet karena mengerjakan terjemahan dan tulisan di blog bisa berjam-jam. Selain itu, bisa digunakan juga untuk menonton film berhubung saya gemar sekali nonton.

fasilitas cicilan tanpa kartu kredit untuk pembelian barang elektronik dari Home Credit. (foto sumber: kompas.com)

Saya memilih laptop Lenovo Yoga 300 dan membelinya dengan cara mencicil melalui jasa Home Credit. Berbeda dengan program cicilan barang elektronik pada umumnya yang mengandalkan kartu kredit, program cicilan Home Credit hanya mensyaratkan calon pembeli memberikan dokumen fotokopi KTP, NPWP, tagihan listrik atau tagihan rutin bulanan lainnya yang bukan kartu kredit, dan berpenghasilan tetap (bisa dibuktikan dengan kartu nama atau dokumen slip gaji).

langkah-langkah pengajuan kredit barang elektronik melalui aplikasi Home Credit. (foto capture: dokpri)

Proses pengajuannya pun mudah serta cepat. Jadi, saat itu saya datang ke beberapa toko elektronik di Mal Ambassador Kuningan untuk membanding-bandingkan beberapa harga laptop. Setelah ketemu satu laptop dan satu toko yang saya rasa cocok, saya minta ditunjukkan simulasi pembiayaannya jika membeli dengan menggunakan program cicilan dari Home Credit. Setelah saya merasa cocok dengan besar cicilan yang diajukan, barulah pengajuan cicilan dimulai, dibantu oleh tim sales toko tersebut. Tidak sampai dua jam, permohonan cicilan saya diterima dan laptop Lenovo Yoga 300 baru sudah ada dalam genggaman saya.  Oya tidak lupa saya minta di-install dulu semua program piranti lunaknya dan laptop dites di tempat untuk mengantisipasi jika terjadi cacat atau rusak.

informasi produk elektronik yang saya beli dengan memanfaatkan fasilitas cicilan dari Home Credit bisa dicek di aplikasi Home Credit di smartphone saya. (foto: dokpri)

Sebelum membeli barang elektronik yang kamu inginkan, kamu bisa membuat simulasinya melalui aplikasi smartphone Home Credit. (foto: dokpri)

Home Credit kini juga menawarkan program cicilan melalui aplikasi online, loh. Jadi, sebelum kamu datang ke toko elektronik yang bekerja sama dengan Home Credit, kamu bisa mencoba simulasi pembiayaan di aplikasi Home Credit di smartphone kamu. Asik, kan, kamu tidak perlu repot-repot corat-coret di kertas untuk membuat simulasi ini karena sifatnya yang paperless.

Membeli barang elektronik melalui program cicilan Home Credit akan mendapatkan fasilitas asuransi dari Easy Cover. (foto capture: dokpri)

Aplikasi Home Credit ini berguna juga buat orang-orang yang sudah pernah memanfaatkan jasa cicilan Home Credit seperti saya untuk mengecek tanggal pembayaran berikutnya, sisa bulan cicilan, informasi produk yang pernah dibeli serta nama tokonya. Oya, keuntungan dari program cicilan Home Credit, barang elektronik yang kamu beli akan mendapatkan asuransi dari Easy Cover. Asuransi ini akan melindungi barang elektronik selama masa cicilang berlangsung dari kerusakan yang tidak disengaja seperti jatuh atau terkena cairan.

Anyway… saya tetap harus bekerja selama merawat ayah sakit, nih, demi melunasi cicilan yang tersisa dan juga untuk survival sehari-hari. Laptop yang saya punya ini satu-satunya alat yang membantu saya tetap terkoneksi dengan dunia luar serta mencari-cari peluang kerjaan baru selain lowongan menerjemahkan dan menulis, tentunya. Teman-teman ada yang membutuhkan jasa terjemahan atau penulisan blog ke saya? 😉 ***

Tulisan ini dibuat dalam rangka keikutsertaan Lomba Blog #LiveDigital Home Credit

Iklan

2 thoughts on “Tetap Terkoneksi dengan Dunia Luar Berkat Smartphone dan Laptop

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s