Berawal dari Squishy, Membuka Bisnis Clothing Line

Lama tidak menulis di blog pribadi (nyaris satu bulan!), sekitar seminggu yang lalu saya mendapatkan undangan dari Blogger Crony untuk menghadiri private event peluncuran clothing line untuk wanita dewasa dan anak-anak. Berhubung acaranya dilaksanakan pada akhir pekan, dan kebetulan saya lagi kangen banget ikutan acara-acara yang terkait liputan serta nge-blog, maka saya memenuhi undangan tersebut.

Peluncuran Marcha and Aunty Clothing Line di Artotel Thamrin, Jakarta, 11 Maret 2017. (foto: dokpri)

Yang menarik, clothing line yang diberi nama brand Marcha and Aunty bukan dikerjakan oleh orang dewasa saja, melainkan juga seorang anak perempuan berusia 10 tahun yang cantik dan kreatif. Dan, saya baru tahu, hobinya Marcha, anak perempuan ini, kurang lebih nggak jauh-jauh sama saya, yaitu bermain squishy! (Kalau saya lagi senang-senangya bermain slime, he he he…). Buat yang belum tahu apa itu squishy dan slime, keduanya merupakan jenis mainan yang sedang hip saat ini di kalangan anak-anak, tidak hanya di Indonesia, tapi juga di seluruh dunia.

Squishy dan Slime

Marcha diapit para fansnya. Follower Marcha di akun instagramnya mencapai 23 ribu orang, loh! (foto: dokpri)

Kalau teman-teman pembaca iseng mengetik di kolom pencarian Instagram dengan tagar #squishy, maka akan muncul ribuan foto dan video menampilkan aneka bentuk squishy, bisa dalam wujud buah-buahan, cupcake, makanan, hewan, tokoh-tokoh kartun yang bisa diremas-remas sampai puas, lalu ketika dilepas maka wujudnya akan kembali ke bentuk semula. Begitu pula dengan tagar #slime, Anda akan menemukan ribuan video menampilkan tangan-tangan yang mencocol-cocol, meremas-remas slime dalam aneka warna dan kadar kekentalan. Ada pula yang menambahkan hiasan atau aksesoris pada slime seperti manik-manik.

Koleksi Squishy yang diboyong Marcha dari Singapura pada saat peluncuran fashion brand Marcha & Aunty, Sabtu 11 Maret 2017. (foto: dokpri)

Entah saya tidak tahu persis siapa atau negara mana yang pertama kali mempopulerkan kedua jenis mainan ini. Yang jelas, siapa saja (asalkan sabar dan rajin :D) bisa membuat squishy yang berbahan dasar spons, atau slime yang dibuat dari campuran sampo, body lotion dan deterjen.

Memberdayakan Anak Muda Indonesia Melalui Clothing Line

Koleksi clothing line Marcha and Aunty yang didominasi warna-warna cerah seperti putih, biru toska dan soft pink. (foto: dokpri)

Hobi Marcha mengkoleksi berbagai macam mainan squishy ini lalu diunggah ke akun instagram-nya yang dibuat dan dikelola oleh sang mama sampai meraih ribuan follower.  Hingga saat saya menuangkan tulisan ini, akun IG Marcha yang diberi nama marcha.sharapova.rusli telah mencapai 35 ribu pengikut! Melihat kegemaran Marcha mengkoleksi ratusan squishy yang berwarna-warni cerah, Yovita Lesmana yang dipanggilnya aunty, mengajaknya berbisnis clothing line, dan Marcha turun tangan memilihkan warna bajunya. Pada saat launching lini fesyen yang dilaksanakan Sabtu 11 Maret lalu, Marcha juga turut menjual berbagai produk squishy yang diboyongnya langsung dari Singapura dengan kisaran harga mulai dari Rp 100.000,-. Wah, kecil-kecil sudah pintar berbisnis, nih ;). Nggak disangka-sangka pula, antrian peminat squishy ini lumayan panjang loh!

Antrian anak-anak membeli squishy yang diboyong Marcha dari Singapura, 11 Maret 2017. (foto: dokpri)

Yovita yang juga sebelumnya pernah menciptakan fashion brand Majoli Family, adalah seorang personality trainer, finalis Putri Indonesia tahun 2010, dan finalis Miss Indonesia 2007. Misinya memang ingin menjadikan generasi muda lebih produktif dan kreatif dengan cara memberdayakan mereka melalui lini fesyen yang diciptakannya tersebut. Jadi, Yovita membuat semacam audisi bagi remaja-remaja yang tidak mampu secara ekonomi atau yang putus sekolah di Jawa Timur untuk bergabung dengan perusahaannya. Yovita yang berjiwa entrepreneur sampai menggelontorkan bujet ratusan juta dari kantong sendiri dalam membangun lini fesyennya asalkan remaja-remaja yang dibinanya dapat menjadi pribadi yang mandiri dan bisa menghasilkan uang sendiri.

Yovita Lesmana, personality trainer, finalis Miss Indonesia 2007 dan Putri Indonesia 2010 ingin menularkan virus entrepreneurship kepada generasi muda dengan konsep persahabatan. (foto: dokpri)

Begitu pula dalam kolaborasinya dengan Marcha. Dengan niat mengajari anak-anak supaya tidak menjadi pribadi yang konsumtif, Yovita juga menekankan bahwa anak-anak Indonesia zaman sekarang sebenarnya kreatif jika terus didampingi dan diberi kepercayaan oleh orangtuanya. Yovita pertama kali bertemu dengan Marcha pada bulan Desember 2016 yang lalu. Kemudian keduanya sepakat menciptakan lini baru. Marcha and Aunty, yang merupakan sister brand dari Majoli Family, dan ditujukan untuk wanita dewasa serta anak-anak. Marcha yang memang senang bergaya feminin banyak berperan tidak hanya dalam pemilihan warna, melainkan juga disain, model baju bahkan peletakan ornamen pita. Warna putih, biru toska, soft pink merupakan warna-warna favorit Marcha, dan ia paling suka baju jenis loose dress atau rok terusan yang longgar. Mungkin karena terasa adem kalau dipakai ya, Marcha ;).

Akun instagram Marcha and Aunty bisa dikunjungi di @marchaandaunty.

Yang menarik, berhubung Yovita Lesmana seorang personality trainer, ia juga ramah menyapa seluruh pengunjung bahkan menghampiri kami satu-persatu sambil mengucapkan terima kasih. Perempuan kelahiran Bondowoso yang pernah mengenyam pendidikan sarjana di Universitas Kristen Petra, Surabaya, ini memang mempunyai konsep menjadi sahabat bagi semua orang. Konsep ini yang menjadi ciri khas personal branding-nya dan membedakannya dengan brand-brand fashion pada umumnya, karena menurut Yovita akan lebih mudah membangun komitmen jika memulai sesuatu berdasarkan hubungan persahabatan. Wah, jarang-jarang konsep seperti ini diterapkan, sih, dan menurut saya aura ketulusannya terpancar selama ia berbicara. Tapi, yang jelas sih saya jadi kangen Surabaya dengan penduduknya yang  memang lebih ramah dan murah senyum, he he he…

Well done, Marcha, semoga sukses dengan bisnisnya, dan untuk Mbak Yovita semoga terus memberi inspirasi bagi anak muda Indonesia! :). ***

Iklan

4 thoughts on “Berawal dari Squishy, Membuka Bisnis Clothing Line

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s