Sosialisasi Indonesian Pearl Festival 2016: Menguak Tabir Mutiara Indonesia

Untuk keenam kalinya, Indonesia melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) akan menggelar pameran mutiara bertajuk Indonesian Pearl Festival (IPF). Acara yang digelar setiap setahun sekali pada bulan November ini disosialisasikan dalam sebuah pra-event yang mengundang para wartawan, blogger, fotografer, disainer serta para nelayan dan pedagang dari seluruh Indonesia pada hari Kamis, 13 Oktober 2016 yang lalu di Gedung Mina Bahari III, Jakarta. Sosialiasi pra-event dengan mendatangkan berbagai kalangan ini, selain untuk menyebarkan informasi mengenai pameran, juga untuk mengumumkan berbagai jenis lomba yang diselenggarakan KKP. Lomba-lomba yang berkaitan dengan IPF ini ada lomba menulis blog, lomba fotografi, dan lomba disain aksesoris, yang mengangkat tema “Menguak Tabir Indonesian South Sea Pearls“.

Ibu Susi Pudjiastuti (berdiri), Menteri Kelautan dan Perikanan dalam acara sosialisasi pra-event Indonesian Pearl Festival 2016 di Gedung Mina Bahari III, 12 Oktober 2016, Jakarta. (foto: dok.pri)

Ibu Susi Pudjiastuti (berdiri), Menteri Kelautan dan Perikanan dalam acara sosialisasi pra-event Indonesian Pearl Festival 2016 di Gedung Mina Bahari III, 13 Oktober 2016, Jakarta. (foto: dok.pri)

Selain itu, masih berkaitan dengan IPF, akan dilaksanakan juga forum bisnis bagi para investor dan businessmen bertajuk Sharpening Fisheries Business Work for Everyone. Forum ini dimaksudkan menjadi jembatan antarpelaku sektor usaha kelautan dan perikanan, baik di dalam maupun luar negeri. Selain itu, diharapkan juga forum tersebut akan menarik para investor untuk berbisnis mutiara di Indonesia.

Ibu Susi Pudjiastuti, Menteri KKP, juga turut hadir pada pra-event IPF yang berlangsung mulai dari pagi hari sebagai pembicara utama. Menteri yang dikenal dengan penampilan nyentriknya serta kelugasannya dalam berbicara mengemukakan bahwa nilai perdagangan bisnis mutiara di Indonesia meningkat setiap tahunnya hingga ke angka 31,2 juta USD pada tahun 2015. Fakta ini memberikan manfaat terhadap meningkatnya jumlah tenaga kerja yang bergelut di bidang ini, yaitu sekitar 53 ribu orang pekerja dengan 200 orang di antaranya adalah tenaga ahli WNI. Jumlah pelaku usaha mutiara lainnya, seperti pembudidaya, eksportir, pengecer dan pengrajin yang tercatat ada sekitar 88 orang.

Performa ekspor mutiara Indonesia selama empat tahun terakhir mengalami peningkatan. (foto sumber: dokumen KKP)

Performa ekspor mutiara Indonesia selama empat tahun terakhir mengalami peningkatan. (foto sumber: dokumen KKP)

Agar semakin banyak perusahaan yang berminat untuk terjun ke bisnis mutiara, maka Ibu Susi meminta para pengusaha untuk membuat company profile yang jelas dengan aset yang transparan, karena biasanya bank justru lebih tertarik memberikan hibah atau pinjaman dana ke perusahaan-perusahaan yang memiliki aset dan prospek besar. Bahkan, Presiden Jokowi menetapkan sektor perikanan dan kelautan, termasuk berbisnis mutiara, sebagai sektor andalan pemerintah untuk pertumbuhan ekonomi nasional. KKP berkomitmen untuk mendukung bisnis di sektor ini dengan total anggaran mencapai 5 Trilyun rupiah.

Briefing bagi para peserta lomba IPF 2016, menghadirkan di antaranya Ibu Nely Suhaini selaku ketua Asosiasi Pengusaha Mutiara Indonesia. (foto: dok.pri)

Briefing bagi para peserta lomba IPF 2016, menghadirkan di antaranya Ibu Nelia Suhaimi selaku ketua Asosiasi Budidaya Mutiara Indonesia. (foto: dok.pri)

Setelah peresmian pra-event, acara dilanjutkan dengan briefing para peserta lomba blog, foto dan disain di ruangan terpisah. Dihadiri sekitar 100 orang blogger, fotografer dan disainer, acara ini juga menjadi ajang tanya jawab dengan para pelaku bisnis mutiara yang diwakili oleh Ibu Nelia Suhaimi dari Asosiasi Budidaya Mutiara Indonesia (ASBUMI). Setidaknya, peserta bisa mempunyai gambaran lebih jelas mengenai mutiara yang berkualitas baik, yaitu yang berumur sedikitnya 4 tahun di bawah permukaan air laut. Berikut ini enam unsur yang menentukan sebutir mutiara berkualitas baik:

  1. Bentuk yang bulat sempurna
  2. Kilau cahaya yang dipantulkan
  3. Permukaannya mulus
  4. Warna
  5. Ukuran
  6. Harga jual
Mutiara hasil budidaya yang di-display selama acara pra-event IPF 2016. Ada 6 unsur yang menentukan kualitas sebutir mutiara. (foto: dok.pri)

Mutiara hasil budidaya yang di-display selama acara pra-event IPF 2016. Ada 6 unsur yang menentukan kualitas sebutir mutiara. (foto: dok.pri)

Pameran IPF 2016 akan dilaksanakan mulai tanggal 9 hingga 13 November 2016 di Lippo Mal Kemang, Jakarta. Selama berlangsungnya pameran nanti, para pengunjung dapat memanfaatkan berbagai sesi untuk menambah pengetahuan tentang mutiara, seperti Klinik Mutiara dan Focus Discussion Group. Para pebisnis dan pedagang mutiara juga dapat turut berpartisipasi dalam acara lelang mutiara. Teman-teman bisa memantau berita mengenai acara IPF 2016 ini di laman Facebook, Twitter dan Instagram Indonesian Pearl Festival 2016. Ayuk kita ramaikan hajatan IPF 2016 dan menambah pengetahuan kita untuk menguak tabir mutiara laut selatan dari Indonesia! ***

Iklan

5 thoughts on “Sosialisasi Indonesian Pearl Festival 2016: Menguak Tabir Mutiara Indonesia

  1. Ping balik: Mutiara dari Selatan Kebanggaan Indonesia | "Rumah Corat-Coret" Punya Dina

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s