Arsip Bulanan: Agustus 2016

Wujudkan Impian Melalui Berinvestasi Dengan Mudah Bagi Orang Awam

Menginjak usia pertengahan kepala tiga, sudah dapat dipastikan kebutuhan akan semakin banyak. Baik bagi yang single, apalagi yang sudah menikah dan mempunyai anak. Di sini saya berbicara khususnya mewakili kaum wanita, karena memang biasanya wanita itu apa-apa serba dipikir dan kesannya jadi repot, ha ha… Bagi wanita single seperti saya, meskipun belum menikah apalagi belum punya anak, berbagai hal sudah dipikirkan dan dirancang untuk menunjang masa tua dan pensiun dengan tenang, terutama dari segi ekonomi. Inginnya sih bisa menabung mulai dari sekarang yang katanya usia paling tepat untuk mulai menabung, lalu bisa menuai hasilnya di masa tua, buat beli rumah, buat liburan, buat jalan-jalan, tapi yang nggak bikin repot dan hasil tabungannya lumayan supaya tua tinggal ongkang-ongkang kaki :D. Banyak maunya ya…

impian setiap orang, termasuk para wanita, di hari tua: rumah, kendaraan, bisa liburan atau jalan-jalan bareng keluarga. (foto ilustrasi: desaindenahrumah.com)

impian setiap orang, termasuk para wanita, di hari tua: rumah, kendaraan, bisa liburan atau jalan-jalan bareng keluarga. (foto ilustrasi: desaindenahrumah.com)

Tapi, begitulah. Makin beranjak usia makin banyak yang dipikirkan dan dikerjakan, terutama pada saat usia produktif. Dalam hal menabung, saya nggak mau mikir yang ribet-ribet lagi karena inginnya sudah ada sistem otomatis yang mengerjakannya. Dan pilihan itu jatuh kepada investasi. Kan, ‘katanya’ manfaat berinvestasi jauh lebih besar daripada menabung, selain hasil yang didapat lebih banyak, ‘katanya’ kita juga ikut membantu perekonomian negara. Loh, apa hubungannya investasi dengan membantu perekonomian negara?

Baca lebih lanjut

Inspirasi Baru dari Inspirato Liputan6

Untuk pertama kalinya saya mengikuti acara tivi yang disiarkan secara live di situs web stasiun televisi tersebut, yaitu tepatnya acara Liputan 6 SCTV bertajuk “Inspirato“.  Program ini merupakan acara rutin yang digelar SCTV bagi para kawula muda, terutama kalangan pelajar dan mahasiswa.

Para pembicara acara Inspirato LIputan 6 SCTV tanggal 23 Agustus 2016.

Para pembicara acara Inspirato LIputan 6 SCTV tanggal 23 Agustus 2016.

Acara Inspirato yang saya ikuti pada hari Selasa 23 Agustus yang lalu menghadirkan empat orang tokoh yang berbicara secara bergantian selama sekitar lima belas menit dan menjawab pertanyaan dari para hadirin selama lima belas menit juga. Empat orang tokoh tersebut adalah Menteri Riset dan Teknologi serta Pendidikan Tinggi Mohammad Nasir, pengusaha Indonesia yang masuk daftar 40 orang terkaya di dunia versi majalah Forbes dan mengelola perusahaan tambang Adaro Energy Tbk Bapak Boy Thohir, Butet Manurung yang dikenal mengajar anak-anak di pedalaman melalui Sokola Rimba, serta Didiet Maulana yang berhasil mengangkat kain tenun ikat ke mancanegara.

Baca lebih lanjut

Hunian Berkonsep Indonesia di “Indonesia Is Me”

Dari dulu (bahkan sampai sekarang) saya selalu bermimpi suatu hari bisa memiliki hunian yang berkonsep Indonesia. Jika saya amat-amati, hunian zaman sekarang yang ada di Indonesia, khususnya di Jakarta, selalu menggunakan nama asing dengan disain arsitektur bangunan maupun interior yang tidak mencirikan Indonesia. Padahal, tinggal di negara tropis dengan budaya multikultur sudah seharusnya selaras dengan bangunan tempat tinggalnya.

memilih dan memiliki hunian atau properti bernuansa Indonesia, mungkin kah? (foto sumber: hukumproperti.com)

memilih dan memiliki hunian atau properti bernuansa Indonesia, mungkin kah? (foto ilustrasi: hukumproperti.com)

Celah ini yang dilihat oleh Synthesis Development, sebuah perusahaan pengembang di Indonesia yang sebelumnya pernah mengerjakan beberapa proyek properti, nggak hanya apartemen melainkan juga gedung perkantoran, hotel dan mal. Saya juga baru tahu bahwa apartemen Kalibata City dan Plaza Semanggi termasuk proyeknya Synthesis Development, yang menurut pengamatan saya sebagai orang awam sih terbilang sukses ya. Terbukti mal Plaza Semanggi nggak pernah sepi, sedangkan apartemen Kalibata City menjadi hunian incaran kalangan kelas pekerja dan mahasiswa/i karena harga sewanya yang lumayan murah untuk golongan ekonomi menengah ke bawah. Hampir semua properti hunian gedung perkantoran, hotel dan mal yang digarap Synthesis Development mempunyai ciri khas Indonesia. Nggak percaya? Baca deh reportase saya berikut…

Baca lebih lanjut

Makna Kebhinekaan untuk Indonesia Masa Kini

Semboyan Bhineka Tunggal Ika tercantum pada lambang negara Indonesia, Garuda Pancasila. (foto sumber: wikipedia.org)

Semboyan Bhineka Tunggal Ika tercantum pada lambang negara Indonesia, Garuda Pancasila. (foto sumber: wikipedia.org)

Sejak kecil, melalui mata pelajaran Pendidikan Moral Pancasila (disebut PMP), kemudian berubah menjadi PPKN (Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan), saya diajarkan mengenai arti dari Bhineka Tunggal Ika: Berbeda-beda tetapi Tetap Satu. Makna dari Berbeda-beda tetapi Tetap Satu yang saya pahami pada saat itu adalah berbeda adat-istiadat, budaya, kebiasaan, juga kepercayaan, karena Indonesia terdiri dari berbagai suku bangsa yang tersebar dari Sabang sampai dengan Merauke. Di setiap suku pasti terdapat kebiasaan dan adat yang unik yang membedakannya dengan suku lain.

Baca lebih lanjut

Peluncuran Blender-Mixer Terbaru Philips Indonesia

Pada hari Rabu 3 Agustus 2016 yang lalu, atas undangan Blogger Perempuan, saya mendapat kesempatan untuk ikut berpartisipasi dalam acara peluncuran produk terbaru dari Philips Indonesia yang bertempat di Hall Senayan City, Jakarta. Produk terbaru dari Philips tersebut berupa blender dan mixer dalam dua varian warna, hijau-putih dan merah-putih.

Peluncuran Blender dan Mixer Terbaru dari Philips Indonesia bersama di antaranya Bapak Jasper Westerink (General Manager, batik hijau) dan Ibu Sisca Suwitomo (foto: dok.pribadi)

Peluncuran Blender dan Mixer Terbaru dari Philips Indonesia bersama di antaranya Bapak Jasper Westerink (General Manager, batik hijau) dan Ibu Sisca Suwitomo (foto: dok.pribadi)

Acara eksklusif yang hanya mengundang pihak media dan para blogger itu dimulai pukul 13.30 WIB, yang dibuka dengan sambutan dari General Manager Philips Personal Health Indonesia, Bapak Jasper Westerink, memperkenalkan blender dan mixer terbaru yang diciptakan khusus untuk pasar Indonesia. Bertepatan dengan jelang ulang tahun hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-71, Philips Indonesia, perusahaan penyedia home appliances atau perabot rumah tangga nomor satu di dunia ini berkeinginan menghadirkan produk pengolah makanan sehat demi mendukung pola gaya hidup sehat masyarakat Indonesia.

Baca lebih lanjut

Budaya Temanggung dan Problematika Petani dalam Novel Genduk

Kini, museum bukan sekadar menjadi tempat pemajangan barang-barang antik belaka. Dengan semakin banyaknya pilihan kegiatan berakhir pekan, museum-museum di Jakarta pun ikut menyemarakkan pilihan tersebut dengan mengadakan berbagai aktivitas terkait seni dan budaya. Salah satunya, Museum Nasional (atau disebut juga Museum Gajah) yang pada hari Sabtu, 30 Juli kemarin mengadakan bedah buku sekaligus pementasan kesenian daerah, yaitu tarian Jaran Kepang. Saya juga nggak terlalu ngeh kalau belum melihat wujud dari Jaran Kepang itu yang ternyata adalah kuda lumping. Lalu, apa hubungannya antara bedah buku dengan tari kuda lumping?

Para penari Jaran Kepang dalam acara peluncuran novel Genduk, berpose dengan Sundari Mardjuki (sang penulis novel), wakil bupati Temanggung Bapak Irawan Prasetyadi, Didik Ninik Towok. (foto sumber: dokumen pribadi)

Para penari JJaran Kepang dalam acara peluncuran novel Genduk, berpose dengan Sundari Mardjuki (sang penulis novel), wakil bupati Temanggung Bapak Irawan Prasetyadi, Didik Ninik Towok. (foto sumber: dokumen pribadi)

Baca lebih lanjut

Taman Pandang Istana, Taman Aspirasi Warga Jakarta dan Holcim Indonesia

Beberapa tahun belakangan, pilihan penduduk Jakarta untuk beraktivitas di akhir pekan semakin bervariasi. Jika dulu, kegiatan masyarakat kota Jakarta dibatasi di ruang-ruang tertutup seperti pusat perbelanjaan, bioskop dan arena bermain dalam ruangan yang sifatnya konsumtif, maka sekarang ini pilihan itu ditawarkan dalam bentuk aktivitas yang mendidik seperti kunjungan ke museum, car free day di sepanjang jalanan ibu kota, kegiatan lari pagi, kursus musik seperti biola dan gitar juga di taman-taman kota. Nah, kini selain taman-taman yang sudah ada dan ditata ulang kembali seperti Taman Suropati atau Taman Menteng, penduduk ibukota punya alternatif ruang hijau lainnya yang dibangun persis di depan gerbang Tugu Monas, Jakarta Pusat. Taman yang letaknya hanya sekitar 500 meter dari Museum Gajah, dan berseberangan persis dengan Gedung Istana Negara, disebut Taman Pandang Istana karena mata kita akan bertatapan langsung dengan gedung istana kepresidenan tersebut jika berdiri menghadap utara.

Taman Pandang Istana, disebut juga Taman Aspirasi untuk menampung aspirasi warga Jakarta. (foto: dok.pribadi)

Taman Pandang Istana, letaknya persis di seberang Istana Negara Jakarta dan di depan pintu gerbang Tugu Monas. (foto: dok.pribadi)

Baca lebih lanjut