Jeli dan Cerdas Memilih Produk Asuransi Kesehatan

Sakit memang tidak enak. Ketika saya menulis artikel ini, entah sudah keberapa kalinya sinusitis saya kumat dalam setahun belakangan. Mungkin ketiga kali. Rasanya nyut-nyutan di bagian pangkal dahi. Tapi, anehnya, dari sakit pula saya sering mendapat inspirasi untuk menulis. Jika teman-teman perhatikan isi blog saya, sebagian besar bercerita tentang penyakit yang pernah saya derita, dan beberapa pengalaman sakit yang saya alami baik itu di dalam negeri maupun pada saat bersekolah di luar negeri.

sakit memang tidak enak, namun dengan asuransi setidaknya dapat meringankan biaya pengobatan untuk penyakit kita

sakit memang tidak enak, namun dengan asuransi setidaknya dapat meringankan biaya pengobatan untuk penyakit kita

Ngomong-ngomong tentang sakit, alangkah enaknya apabila pengobatan penyakit yang kita derita itu dikover asuransi. Saya bayangkan apabila saya menderita penyakit-penyakit beratnya (widih, kesannyaaa.. hahaha!) pada zaman sepuluh tahun yang silam, orangtua saya pasti bakalan kerepotan mengurus pengobatan putrinya ini. Zaman kecil dulu, paling-paling penyakit yang saya derita itu demam, maag, batuk dan pilek. Sekarang, makin usia bertambah, variasi penyakit saya makin banyak, hahaha…

Nah, jika penyakit yang saya atau pernah Anda derita merupakan jenis penyakit yang membutuhkan biaya pengobatan dalam jumlah besar, tentunya asuransi sangat berperan penting. Jujur saja, sebagai pekerja lepas waktu (freelancer), saya tidak punya keistimewaan layaknya para pekerja kantoran yang setiap kali berobat jalan, dapat penggantian asuransi. Jadi, mau sakit demam, kek, sakit flu, kek, mencret, kek, kalau tidak dirawat inap, ya semua biaya itu, baik dokter maupun obatnya (plus administrasi rumah sakit), saya tanggung sendiri.  Tetapi, ketika saya terkena penyakit yang mengharuskan saya rawat inap apalagi operasi, barulah asuransi pribadi yang saya punya itu dapat mengkover segala pengeluaran biaya yang dikenakan oleh rumah sakit. Karena di situ tidak hanya ada biaya dokter dan biaya obat, melainkan ada juga biaya kamar perhari, biaya injeksi obat khusus untuk infus, biaya perban dan alkohol, biaya alat kesehatan, biaya makan tiga kali sehari yang diberikan rumah sakit.. Wuih, saya sendiri sampai hafal, hahaha. Kalau makannya nggak usah dari rumah sakit bagaimana? Misalnya titip ke keluarga yang menjenguk untuk dibawakan nasi padang, somay dan mie pangsit? Ya tanggung sendiri besok-besok Anda bukannya sembuh, malahan masuk UGD deh, he he he.

Apalagi jika Anda dioperasi, ada biaya ruang operasi, biaya ruang ICU (sebelum Anda dimasukkan ke kamar operasi biasanya Anda akan diinapkan di sini dulu), biaya dokter bedah, biaya dokter anestesi.. Dan biaya untuk masing-masing bagian yang saya sebutkan ini, tidak mungkin di bawah satu juta rupiah.  Meskipun Anda keturunan konglomerat yang tidak korupsi dan kaya raya hingga tujuh turunan, tetap saja uang yang Anda punya itu lebih baik disalurkan untuk investasi beli logam mulia atau properti daripada membayar biaya perawatan rumah sakit.

Dua unsur penting dalam membeli produk asuransi kesehatan

Di sinilah kejelian Anda dalam membeli paket produk asuransi sangat berperan. Sudah pasti, produk asuransi yang Anda beli dalam kaitannya dengan pengobatan, ya asuransi kesehatan. Bagaimana memilih asuransi kesehatan yang tepat? Kalau saran dari saya sih, sepanjang pengalaman memakai produk-produk asuransi kesehatan yang pernah ditawarkan baik melalui teman maupun telemarketing, yang penting mengandung dua unsur berikut:

1. Biaya premi sesuai kemampuan

Ya, jangan sampai Anda membeli premi asuransi yang platinum demi kenyamanan pelayanan rumah sakit yang maksimal, tapi Anda sendiri empot-empotan membayar preminya.  Meskipun, besarnya premi ini nantinya akan menentukan manfaat proteksi yang Anda dapatkan, misalnya kamar rawat inap yang Anda inginkan kelas 1, 2, 3 atau VIP, pastikan apakah Anda masih bisa memenuhi kebutuhan hidup yang lain setelah dikurangi pembayaran biaya premi.  Anda dapat memilih pembayaran premi bulanan, setiap pertengahan tahun, atau tahunan. Ada beberapa asuransi yang mendebet langsung biaya premi dari rekening Anda, atau dari kartu kredit Anda. Semuanya terserah pilihan Anda, yang penting jangan memberatkan Anda.  Karena seperti kata Ligwina Hananto, perencana keuangan, “Asuransi itu sifatnya seperti sedia payung di musim hujan. Kalau tidak hujan, ya tidak pakai payung.” Jadi, ‘payung’ asuransi itu ya, buat jaga-jaga di kala Anda sakit, seperlunya saja.

manfaat dan proteksi apa saja yang diberikan sebuah asuransi kesehatan? Itu harus Anda cermati!

manfaat dan proteksi apa saja yang diberikan sebuah asuransi kesehatan? Itu harus Anda cermati!

2. Manfaat proteksi 

Ini hal kedua yang penting buat saya. Dari premi yang saya bayarkan itu, apa saja manfaat perlindungan yang saya dapatkan? Apakah asuransi itu mengkover penyakit-penyakit kritis dan berat seperti jantung,stroke, diabetes? Ingat loh, penyakit jantung, stroke, dan diabetes merupakan penyakit menahun yang pengobatannya bisa sampai bertahun-tahun lamanya.  Selain kesabaran mental, kesabaran keuangan Anda juga diuji. Ini pengalaman mendiang ibu saya sendiri yang semasa hidupnya menderita stroke. Apakah asuransi itu mengkover penyakit-penyakit yang berhubungan dengan kewanitaan karena saya toh wanita dan pernah mengalami salah satu penyakit yang disebutkan berikut: misalnya kanker rahim atau payudara, kista, endometriosis? Jika ya, apakah proteksinya itu termasuk rawat jalan juga? Karena yang paling berat itu ya rawat jalan, karena harus kontrol secara rutin setiap sebulan sekali atau tiga bulan sekali, dan setiap kontrol pasti ada obat atau vitamin baru. Semua itu tidaklah murah.  Kalaupun vitamin tidak dikover asuransi (karena biasanya memang tidak dikover), paling tidak biaya dokter dan alat kesehatannya dikover, lah.

Selain proteksi penyakit berat yang saya sebutkan di atas, asuransi yang bagus juga harus mengkover penyakit-penyakit lain yang membutuhkan rawat inap, seperti demam berdarah, tipes (ini penyakitnya orang Indonesia banget, deh, he he), disentri. Biasanya di dalam buku polis akan disebutkan penyakit-penyakit yang dikover itu jenisnya apa saja, biasanya yang disebabkan oleh bakteri dan virus, rata-rata asuransi masih dapat memberi manfaat perlindungan untuk ini.

Manfaat tambahan asuransi

Selebihnya, beberapa asuransi kesehatan ada yang memberikan manfaat tambahan, seperti manfaat investasi, manfaat perlindungan kecelakaan dan santunan kematian, manfaat perlindungan kesehatan selama bepergian ke luar negeri, manfaat pengembalian premi apabila tidak ada klaim, manfaat dobel klaim, bahkan ada yang mengkover perawatan gigi. Saran saya pribadi, kalau investasi, mah, lebih baik beli logam mulia, kalau mampu beli properti. Investasi dari asuransi kagak ada hasil yang signifikan, cuy! Misalnya nih, rata-rata asuransi menjanjikan santunan sebesar 100 juta rupiah setelah dua puluh tahun. Tapi, bayangkan, dalam dua puluh tahun ke depan, apakah 100 juta rupiah itu masih ada nilainya? Bisa dipakai apa 100 juta itu setelah dua puluh tahun, sementara inflasi di Indonesia selalu naik, harga-harga kebutuhan pokok melesat tajam.

Sun Medicash: Asuransi Kesehatan dengan Manfaat Terbaik

Di antara beberapa produk asuransi kesehatan yang bagus di Indonesia, saya lihat Sun Medicash dari SunLife Financial termasuk salah satu yang layak dipertimbangkan.  Sungguh sayang saya baru mengetahui produk asuransi ini sekarang, karena sebagaimana produk asuransi kesehatan lainnya, biasanya ada yang disebut masa tunggu. Nah, SunMedicash termasuk asuransi kesehatan yang mempunyai syarat masa tunggu lumayan cepat, yaitu hanya 30 hari. Apa yang dimaksud dengan masa tunggu? Gampangnya nih, misalnya Anda hari ini beli asuransi kesehatan. Eh, besoknya Anda terpaksa dirawat inap sama dokter karena terserang tipes. Anda mesti jeli, asuransi yang Anda beli itu, masa tunggunya berapa lama? Kalau masa tunggunya 30 hari, ya Anda tidak bisa memanfaatkan proteksi dari asuransi kesehatan yang Anda beli itu, dengan kata lain, semua biaya pengobatan dan rawat inap ditanggung sendiri!

Pernah, tuh, saya mengalami kista endometriosis yang mengharuskan saya dioperasi bedah skala besar. Namun, karena asuransi kesehatan yang saya miliki masa tunggunya belum genap setahun, dengan sangat terpaksa asuransi tersebut tidak bisa saya pakai L. Untunglah ada keluarga besar yang berbaik hati menyantuni saya. Kalau tidak, apa daya kondisi finansial kami, sementara mendiang ibu saya saat itu juga sedang stroke, yang biaya pengobatannya lebih ditujukan kepada beliau.

SunLife  Medicash juga memberikan manfaat dobel klaim. Artinya, apabila Anda sudah punya satu asuransi kesehatan dari provider lain, dan tiba-tiba Anda diharuskan rawat inap oleh dokter. Nantinya, selain Anda bisa mengambil manfaat proteksi dari asuransi kesehatan yang sudah Anda punya, Anda juga bisa meminta penggantian biaya-biaya perawatan rumah sakit ke SunLife. Jadi, manfaat proteksi yang Anda dapatkan sifatnya dobel!

Dan yang terpenting, SunLife Medicash memberikan manfaat pengembalian premi hingga 50%. Lumayan juga, jadi premi yang telah Anda bayarkan tidak semuanya hangus apabila masa pertanggungan sudah habis.

kemewahan fasilitas rumah sakit tidak akan ada artinya apabila Anda sakit

kemewahan fasilitas rumah sakit tidak akan ada artinya apabila Anda sakit

Sampai di sini, semoga Anda mendapatkan informasi yang lebih jelas mengenai pemilihan asuransi kesehatan yang baik secara obyektif. Saya bilang obyektif, karena saya sendiri juga pemakai beberapa produk asuransi kesehatan, sehingga akhirnya saya tahu mana yang benar-benar memberikan manfaat terbaik dan maksimal, mana yang tidak.

Tapiii… pastinya yang lebih baik ya Anda selalu sehat. Meskipun asuransi kesehatan yang Anda punya memberikan proteksi platinum, tapi yang namanya sakit mau pelayanan semewah apapun tetap tidak enak. Lebih baik kemewahan fasilitas berlibur dan jalan-jalan daripada mewahnya pelayanan rumah sakit. Percaya, deh, sama saya ;). ***

tulisan ini juga dimuat di blog Kompasiana.com

Tulisan ini dibuat dalam rangka keikutsertaan Kompetisi Menulis Blogger SunLife 2013

Iklan

2 thoughts on “Jeli dan Cerdas Memilih Produk Asuransi Kesehatan

  1. divaniadilaSiRetu

    Baru tau kalo sunlife… terima kasih informasinya, bisa jadi bahan pertimbangan untuk memilih asuransi kesehatan yang pas dan sesuai neh karena ada lumayan banyak perusahaan asuransi yang ada saat ini.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s